Hubungan Kepuasan Pelayanan Makan Pasien dengan Diet Nasi dengan Sisa Makanan (Plate Waste) Di RSUP Dr. Sardjito
Rina Nugrahanti, R. Dwi Budiningsari, S.P., M.Kes., Ph.D.; Yeni Prawiningdyah, SKM, M.Kes.
2026 | Skripsi | GIZI KESEHATAN
Latar belakang: Secara global limbah makanan
dapat mencapai 1,3 ton per tahun. Rumah sakit menjadi salah satu penyumbang
terbesar sisa makanan, salah satunya pada
pelayanan makan untuk pasien. Rata-rata sisa makanan yang dihasilkan oleh rumah
sakit di Indonesia sekitar 17%-67%. Tingginya sisa makanan dipengaruhi oleh
beberapa faktor, salah satunya mutu pelayanan makanan. Kualitas mutu pelayanan
makan rumah sakit dapat mempengaruhi kepuasan pesien yang biasanya sering
dikaitkan dengan sisa makanan pasien.
Tujuan: Penelitian ini bertujuan
untuk mengetahui hubungan kepuasan pelayanan makan pasien dengan
diet nasi dengan sisa makanan (plate waste) pasien
di RSUP Dr. Sardjito.
Metode: Penelitian ini merupakan
penelitian kuantitatif yang bersifat
observasional analitik dengan desain cross-sectional.
Penelitian ini menggunakan kuesioner ACHFPSQ untuk mengukur kepuasan pelayanan
makan rumah sakit dan visual comstock untuk
mengukur sisa makanan kepada 46 pasien rawat inap. Analisis uji statistik
digunakan dalam penelitian ini yaitu uji korelasi Spearman Rank.
Hasil penelitian: Hasil penelitian ini
menunjukkan bahwa tingkat kepuasan pelayanan makan RSUP Dr. Sardjito mayoritas
berada pada kategori puas sebesar 82,6%. Rata-rata sisa makanan pasien dengan
diet nasi adalah 13,05?ngan kategori sisa makanan terdapat pada hidangan
sayuran (26,67%). Waktu makan yang menghasilkan sisa makanan terbanyak adalah
waktu makan pagi (20,44%). Hasil uji korelasi Spearman Rank menjelaskan bahwa tidak terdapat hubungan
signifikan antara kepuasan pelayanan makan dengan sisa makanan pasien (p =
0,370). Namun, analisis mendalam menemukan bahwa aspek aroma makanan
berhubungan signifikan dengan sisa makanan pasien (p = 0,008).
Kesimpulan: Tidak terdapat hubungan yang signifikan secara statistik antara kepuasan pelayanan makan pasien dengan diet nasi dengan sisa makanan (plate waste) pasien rawat inap. Terdapat hubungan negatif yang bermakna antara aspek aroma makanan dan sisa makanan (plate waste) pasien.
Background: Globally, food waste reaches
approximately 1.3 billion tons annually. Hospitals are among the contributors
to food waste, particularly through patient meal services. In Indonesia, the
proportion of hospital food waste ranges from 17% to 67%. The high level of
food waste in hospitals is influenced by various factors, including the quality
of food service, which is often associated with the amount of plate waste
generated by patients.
Objective: This study aimed to
determine the relationship between patient satisfaction with hospital food
services and plate waste among inpatients receiving a rice-based diet at RSUP
Dr. Sardjito.
Methods: This study employed a
quantitative observational analytic design with a cross-sectional approach.
Patient satisfaction with hospital food services was assessed using the ACHFPSQ,
while plate waste was measured using Visual Comstock. The study involved 46
hospitalized patients who received a rice-based diet. Data analysis was
performed using the Spearman Rank correlation test to examine the relationship
between patient satisfaction and plate waste.
Results: The results showed that the
majority of patients (82.6%) were satisfied with the food service provided at
RSUP Dr. Sardjito. The average plate waste among patients receiving a
rice-based diet was 13.05%. The highest proportion of plate waste occurred in
vegetable dishes (26.67%) and at breakfast time (20.44%). There was no
statistically significant relationship between patient satisfaction with
hospital food services and plate waste (p = 0.370). However, there is finding
that aroma was significantly related to patient plate waste (p=0,008).
Conclusion: There was no significant relationship between patient satisfaction with hospital food services among patients receiving a rice-based diet and plate waste among inpatients. However, a significant negative relationship was found between the aroma of food and patient plate waste.
Kata Kunci : Kepuasan Pelayanan Makan, Rumah Sakit, Sisa Makanan, Food Service Satisfaction, Hospital, Plate Waste