Laporkan Masalah

Budaya Astrologi (Zodiak) dan Perannya dalam Membentuk Identitas Generasi Z di Kalangan Mahasiswa Fakultas Ilmu Budaya Universitas Gadjah Mada

Muhammad Raihanda Fikri, Prof. Dr. Irwan Abdullah

2026 | Skripsi | ANTROPOLOGI BUDAYA

Budaya zodiak merupakan bagian dari praktik astrologi populer yang mengalami perkembangan signifikan di era digital, khususnya di kalangan Generasi Z. Melalui media sosial, zodiak tidak hanya hadir sebagai bentuk hiburan, tetapi juga sebagai sumber makna, refleksi diri, dan sarana interaksi sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisisperan budaya zodiak dalam proses pembentukan identitas Generasi Z di kalangan mahasiswa Fakultas Ilmu Budaya Universitas Gadjah Mada. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode wawancara mendalam terhadap sembilan informan mahasiswa dari beberapa program studi di Fakultas Ilmu Budaya. Kerangka analisis dalam penelitian ini mengacu pada teori audience reception Stuart Hall, serta teori pembentukan identitas, yang digunakan untuk memahami bagaimana mahasiswa memaknai, menggunakan, dan menegosiasikan zodiak dalam kehidupan sehari-hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya zodiak dipahami dan digunakan secara beragam oleh mahasiswa, mulai dari hiburan ringan, alat refleksi diri, hingga komunikasi sosial. Mahasiswa tidak selalu menerima makna zodiak secara utuh, melainkan melakukan proses negosiasi antara kepercayaan, skeptisme, dan rasionalitas. Media sosial berperan penting dalam membentuk cara mahasiswa mengakses dan memaknai zodiak, serta memungkinkan terjadi produksi makna secara partisipasif. Penelitian ini menunjukkan bahwa budaya zodiak berfungsi sebagai praktik budaya populer yang cair dan kontekstual, serta memiliki peran dalam membantu mahasiswa Generasi Z menegosiasikan identitas diri di tengah dinamika sosial dan digital. Secara antropologis, penelitian ini menegaskan pentingnya memahami praktik budaya populer sebagai bagian dari proses pembentukan identitas generasi muda di Indonesia.

Zodiac culture is part of popular astrological practices that have experienced significant development in the digital era, particularly among Generation Z. Through social media, zodiac content is not only present as a form of entertainment but also as a source of meaning, self-reflection, and a medium of social interaction. This study aims to analyze the role of zodiac culture in the process of identity formation among Generation Z students at the Faculty of Cultural Sciences, Universitas Gadjah Mada. This research employs a qualitative approach using in-depth interviews with nine student informants from several study programs within the Faculty of Cultural Sciences. The analytical framework of this study refers to Stuart Hall’s audience reception theory as well as identity formation theory, which are used to understand how students interpret, utilize, and negotiate zodiac meanings in their everyday lives. The results show that zodiac culture is understood and used in various ways by students, ranging from light entertainment to a tool for self-reflection and social communication. Students do not always accept zodiac meanings as a whole; instead, they engage in a process of negotiation between belief, skepticism, and rationality. Social media plays an important role in shaping how students access and interpret zodiac content, as well as enabling participatory meaning-making processes. This study shows that zodiac culture functions as a fluid and contextual form of popular culture and plays a role in helping Generation Z students negotiate their identities amidst social and digital dynamics. From an anthropological perspective, this study emphasizes the importance of understanding popular cultural practices as part of the identity formation process among young people in Indonesia.

Kata Kunci : Budaya astrologi, zodiak, Generasi Z, identitas, media sosial, antropologi budaya

  1. S1-2026-480532-abstract.pdf  
  2. S1-2026-480532-bibliography.pdf  
  3. S1-2026-480532-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2026-480532-title.pdf