ANALISIS STRATEGI TRANSFORMASI DIGITAL PT SARANA MULTI INFRASTRUKTUR
AHMAD MUIZ LIDINILLAH, Nofie Iman Vidya Kemal, S.E., M.Sc., Ph.D.
2026 | Tesis | S2 MANAJEMEN (MM) JAKARTA
Penelitian ini
membahas analisis strategi transformasi digital di PT Sarana Multi
Infrastruktur (PT SMI). Transformasi digital menjadi hal krusial bagi PT SMI
mengingat kompleksitas bisnis pembiayaan infrastruktur, tuntutan transparansi,
serta kebutuhan pengelolaan risiko dan tata kelola yang semakin tinggi. Namun
demikian, tingkat kegagalan transformasi digital yang relatif tinggi menjadi
tantangan tersendiri bagi PT SMI dalam memastikan keberhasilan inisiatif
digital yang dijalankan.
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan
kondisi internal dan eksternal PT SMI yang memengaruhi pelaksanaan transformasi
digital, serta merumuskan strategi transformasi digital yang selaras dengan
bisnis PT SMI. Metode pengumpulan
data yang digunakan adalah wawancara semi terstruktur dengan narasumber
internal perusahaan, serta studi terhadap dokumen dan kebijakan internal yang
relevan. Kerangka analisis yang digunakan dalam penelitian ini meliputi
Analisis PESTEL untuk mengidentifikasi faktor eksternal, Digital Maturity Model
untuk menilai tingkat kematangan digital organisasi, serta McKinsey 7S
Framework untuk mengevaluasi keselarasan faktor internal perusahaan dalam
mendukung transformasi digital.
Hasil analisis PESTEL menunjukkan bahwa PT SMI telah melakukan langkah
signifikan melakukan transformasi dan penerapan teknologi digital untuk
merespon faktor eksternal seperti faktor
regulasi, teknologi, dan lingkungan ekonomi. Analisis Digital Maturity Model
menunjukkan PT SMI berada pada level expanding, dimana pemanfaatan
teknologi digital semakin meluas dan saling terintegrasi antar sistem, otomasi end
to end proses bisnis, serta perbaikan pada tata kelola layanan IT. Sementara
itu, hasil analisis McKinsey 7S Framework menunjukkan bahwa transformasi
digital PT SMI didukung melalui perluasan struktur organisasi IT, peningkatan
tata kelola organisasi IT, penguatan kompetensi dan kapabilitas digital
karyawan, serta internalisasi budaya perusahaan melalui i-SPRINT.
Penelitian ini memberikan wawasan yang berguna bagi manajemen dan industri pembiayaan sektor infrastruktur dalam menghadapi tantangan transformasi digital. Keselarasan yang kuat antara strategi transformasi digital dengan strategi bisnis menjadi kunci penting dalam mendukung transformasi perusahaan menjadi Development Financial Institution (DFI) di Indonesia.
This researches examines the
analysis of digital transformation strategy at PT Sarana Multi Infrastruktur
(PT SMI). Digital transformation has become a critical initiative for PT SMI
due to the complexity of infrastructure financing activities, increasing
demands for transparency, and the growing need for robust risk management and
corporate governance. Nevertheless, the relatively high failure rate of digital
transformation initiatives poses a significant challenge for PT SMI in ensuring
the successful implementation of its digital initiatives.
The objectives of this study are to
describe the internal and external conditions influencing the implementation of
digital transformation at PT SMI and to formulate a digital transformation
strategy aligned with the company’s business objectives. Data were collected
through semi-structured interviews with internal stakeholders and a review of
relevant internal documents and policies. The analytical frameworks employed in
this study include PESTEL analysis to identify external environmental factors,
the Digital Maturity Model to assess the organization’s level of digital
maturity, and the McKinsey 7S Framework to evaluate the alignment of internal
organizational elements in supporting digital transformation.
The results of the PESTEL analysis
indicate that PT SMI has undertaken significant initiatives in digital
transformation and technology adoption in response to external factors,
particularly regulatory, technological, and economic conditions. The Digital
Maturity Model analysis shows that PT SMI is positioned at the expanding level,
characterized by the increasingly widespread and integrated use of digital
technologies across systems, end-to-end automation of business processes, and
improvements in IT service governance. Furthermore, the McKinsey 7S Framework
analysis reveals that PT SMI’s digital transformation is supported by the
expansion of the IT organizational structure, improvements in IT governance,
the strengthening of employees’ digital competencies and capabilities, and the
internalization of corporate culture through the i-SPRINT initiative.
This study provides valuable
insights for management and the infrastructure financing industry in addressing
the challenges of digital transformation. Strong alignment between the digital
transformation strategy and the business strategy is a critical factor in
supporting the company’s transformation into a Development Financial
Institution (DFI) in Indonesia.
Kata Kunci : Transformasi Digital, Analisis PESTEL, Digital Maturity Model, McKinsey 7s Framework