Peran Komunitas Historia Indonesia (KHI) dalam Peningkatan Nilai-Nilai Nasionalisme dan Implikasinya terhadap Ketahanan Nasional
Lingga Winata, Dr. Ahmad Zubaidi, M.Si. ; Dr. Muhamad Supraja, M.Si.
2025 | Tesis | S2 Ketahanan Nasional
Penelitian ini bertujuan
menganalisis peran Komunitas Historia Indonesia (KHI) dalam pelestarian warisan
sejarah serta implikasinya terhadap peningkatan nilai-nilai nasionalisme dan
kontribusinya bagi penguatan Ketahanan Nasional. Kajian ini menekankan
efektivitas pendekatan rekreasi-edukatif KHI dalam menumbuhkan kesadaran
sejarah dan nilai kebangsaan pada masyarakat.
Data penelitian diperoleh melalui
wawancara mendalam dengan lima informan yang terdiri atas satu informan kunci
(pendiri dan Ketua KHI), tiga informan utama (anggota aktif KHI), serta satu
informan pendukung (akademisi/sejarawan). Data tersebut dilengkapi dengan studi
pustaka dan dokumentasi kegiatan, kemudian dianalisis menggunakan model
analisis data Miles dan Huberman yang meliputi tahapan klasifikasi data,
reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Untuk menjamin
keabsahan temuan, penelitian ini juga menerapkan triangulasi sumber dan
triangulasi teknik.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan KHI berkontribusi terhadap pelestarian warisan sejarah sekaligus meningkatkan nilai nasionalisme, terutama toleransi, cinta budaya, rela berkorban, tanggung jawab, dan sopan santun. Temuan ini selaras dengan rumusan masalah dan tujuan penelitian, bahwa aktivitas KHI tidak hanya menjaga keberlanjutan warisan sejarah, tetapi juga berperan strategis dalam memperkuat aspek-aspek Panca Gatra, khususnya Gatra Sosial Budaya, yang bermuara pada penguatan Ketahanan Nasional.
This study aims to analyze the role of
Komunitas Historia Indonesia (KHI) in preserving historical heritage, its
implications for strengthening national values, and its contribution to
enhancing National Resilience. The study highlights the effectiveness of KHI’s
recreational–educational approach in promoting historical awareness and
national values within society.
The research data were obtained through
in-depth interviews with five informants: one key informant (the founder and
chairman of KHI), three primary informants (active members of KHI), and one
supporting informant (an academic/historian). A literature review and activity
documentation complemented the data. They were analyzed using the Miles and
Huberman data analysis model, which includes data classification, data
reduction, data display, and conclusion drawing. To ensure the validity and
credibility of the findings, source triangulation and technique triangulation
were also applied.
The results indicate that KHI’s activities contribute to the preservation of historical heritage while simultaneously enhancing national values, particularly tolerance, cultural appreciation, willingness to sacrifice, responsibility, and civility. These findings are consistent with the research objectives, demonstrating that KHI’s activities not only sustain historical heritage but also play a strategic role in strengthening aspects of the Panca Gatra, especially the Socio-Cultural Gatra, which ultimately contributes to the reinforcement of National Resilience.
Kata Kunci : Komunitas Historia Indonesia, Pelestarian Warisan Sejarah, Nasionalisme, Kesadaran Historis, Ketahanan Nasional