Laporkan Masalah

Evaluasi Efek Jangka Panjang Penggunaan Obat Antihipertensi Terhadap Fungsi Ginjal Pada Pasien Hipertensi

Thendi Abdul Arief, Prof. Dr. apt. Agung Endro Nugroho, M.Si., ; Prof. Dr. apt. Zullies Ikawati

2026 | Tesis | S2 Mag.Farmasi Klinik

Hipertensi memerlukan terapi antihipertensi untuk mengontrol tekanan darah pasien, namun kekhawatiran masyarakat tentang potensi kerusakan ginjal akibat penggunaan obat antihipertensi jangka panjang dapat menghambat kepatuhan. Oleh karena itu, penelitian ini penting untuk menganalisis perbedaan efek penggunaan dan golongan obat antihipertensi jangka panjang terhadap fungsi ginjal, serta faktor-faktor yang mempengaruhinya.

Penelitian dilakukan dengan rancangan kohort retrospektif yang dilaksanakan di Rumah Sakit Akademik Universitas Gadjah Mada pada bulan Agustus-Desember 2025. Populasi penelitian adalah pasien yang melakukan medical check-up MCU, sampel diambil secara convenience sampling dari pasien yang telah menggunakan obat antihipertensi jangka panjang (?12 bulan) sebagai kelompok paparan dan tanpa menggunakan obat antihipertensi sebagai kontrol. Data dikumpulkan dari rekam medis dalam periode 2020-2025, meliputi karakteristik demografi (usia, jenis kelamin), klinis (durasi penggunaan obat, tekanan darah), serta eGFR. Analisis data akan dilakukan secara deskriptif dan komparatif. 

Sebanyak 1000 data rekam medis diobservasi, diperoleh 340 kelompok paparan (203 monoterapi, 111 kombinasi 2 obat, dan 26 kombinasi ? 3 obat) kasus dan 76 kontrol. Karakteristik dasar menunjukkan perbedaan (p<0 p=0,033), p=0,087), p=0,310).>

Hypertension requires antihypertensive therapy to control blood pressure, but public concerns about the potential kidney damage from long-term antihypertensive medication use can hinder adherence. Therefore, this study is important to analyze the differences in the effects of long-term antihypertensive medication use and classes on kidney function, as well as the factors that influence it.

The study used a retrospective cohort design at the Academic Hospital of Gadjah Mada University from August to December 2025. The study population consisted of patients undergoing medical check-ups (MCU). Samples were drawn using convenience sampling from patients who had been using antihypertensive medication long-term (?12 months) as the exposure group and those not using antihypertensive medication as the control group. Data were collected from medical records from 2020 to 2025, including demographic characteristics (age, gender), clinical characteristics (duration of medication use, blood pressure), and eGFR. Data analysis will be descriptive and comparative.

A total of 1000 subjects were filtered, obtained 340 exposure groups (203 monotherapy, 111 combination of 2 drugs, and 26 combinations of ? 3 drugs) cases and 76 controls. Baseline characteristics showed differences (p < 0 xss=removed xss=removed p=0.310).>


Kata Kunci : Fungsi ginjal, Antihipertensi, Hipertensi, Perubahan eGFR, Obat Jangka Panjang/ Kidney function, Antihypertensive, Hypertension, Changes in eGFR, Long-term Medication

  1. S2-2026-537459-abstract.pdf  
  2. S2-2026-537459-bibliography.pdf  
  3. S2-2026-537459-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2026-537459-title.pdf