Penggunaan foto udara dan sistem informasi geografis untuk kajian jangkauan pelayanan pasar modern di sebagian daerah kota Semarang
Widyastuti Adityaningputri, Dra. Endang Saraswati, M.S.; Taufik Hery Purwanto, S.Si., M.Si.
2006 | Skripsi | S1 KARTOGRAFI DAN PENGINDERAAN JAUHPemanfaatan foto udara skala besar memiliki kelebihan diantaranya resolusi spasialnya halus, yang memungkinkan pengenalan objek yang berukuran kecil. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kemampuan foto udara dalam menyadap informasi permukiman kota dan sarana pasar modern, yang selanjutnya digunakan untuk mengetahui jangkauan pelayanan pasar modern serta mengevaluasi ketersediaan pasar modern tersebut. Penelitian ini menggunakan foto udara hasil pemotretan tahun 1999 sebagai sumber data utama, meliputi sebagian daerah Kota Semarang yaitu kecamatan Semarang Utara, Semarang Barat, Semarang Tengah dan Semarang Selatan. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penggunaan teknik interpretasi foto udara dan sistem informasi geografi yang dilengkapi dengan kerja lapangan dan uji ketelitian. Foto udara digunakan untuk menginterpretasi variabel-variabel yang berpengaruh dalam penelitian terutarna permukiman, bangunan pasar modern, dan jaringan jalan. Pengolahan data menggunakan analisis network berupa analisis allocate dalam PC Arc Info. Kajian jangkauan pelayanan pasar modern dikhususkan untuk 8 buah supermarket/swalayan di daerah penelitian. Foto udara yang mencakup sebagian daerah Kota Semarang mampu digunakan sebagai sumber data utama untuk kajian perkotaan dan dibuktikan dengan uji ketelitian penggunaan lahan yang mencapai 90.58%. Jangkauan pelayanan dari masing-masing pasar modern menghasilkan daerah pelayanann yang tidak beraturan dan tersebar. Daerah pelayanan dari Ramai Swalayan adalah yang terbesar dibandingkan supermarket lainnya, daerah pelayanannya mencapai satu kecamatan dengan luas 13.27 km², dan Indomaret Tentara Pelajar luas daerah pelayanannya paling kecil, daerah pelayanannya hanya sekitar lokasi supermarket, dengan luas 0.44 km². Overlap jangkauan pelayanan menunjukkan adanya pelayanan supermarket/swalayan yang kurang efektif. Seluruh pasar modern di daerah penelitian dapat menjangkaun seluruh penduduk di daerah penelitian, sehinggga tidak diperlukan penambahan pasar modern baru.
Using full scale of areal photographic have an advantage, like smooth spatial resolution, which is able to increase knowing object in small measurement. Research purpose for studying ability of aerial photographic in taking information from local government and modern market facilities which is use for knowing range service of modern market and evaluate it existences. This research use areal photographic result in 1999 as essential data source, include in part district of Semarang such of North Semarang, West Semarang, Central Semarang, and South Semarang. The research method using photograph interpretation technique and geographic information system which complete with field activity and accuracy test. Areal photographic is used for interpretation variables who influence in research especially settlement, modern market buildings and highway network. Data processing using network analysis in form allocated analysis on PC arc info. The study especially for eight supermarket in research area. Areal photographic which scope in part of Semarang able used an essential data source or studying urban, it is proved by accuracy test of land use which reach 90.58%. The range service result from each modern market service area is irregular and spread over. Service area of Ramai Swalayan is the widest compared other, it service can reach one district that is 13.27 km² and indomaret tentara pelajar is the narrowest service area with 0.44 km². the overlap of range service show that supermarket is less effective. All modern market in whole research area can reach all citizen in it, that is unnecessary adding more of modern market.
Kata Kunci : Foto udara,sistem informasi geografis,Pasar modern