Laporkan Masalah

Perbandingan Peningkatan Tekanan Darah Antara Penggunaan Omeprazole dengan Pantoprazole Pada Pasien dengan Peptic Ulcer Disease di Rumah Sakit Akademik UGM

SALMA NUR AZIZAH AZZAHRA, Dr. apt. Fita Rahmawati, Sp.FRS.; Prof. apt. Agung Endro Nugroho, M.Si., Ph.D.

2026 | Tesis | S2 Mag.Farmasi Klinik

Latar Belakang. Omeprazole merupakan obat Proton Pump Inhibitor (PPI) yang paling banyak digunakan di dunia, namun beberapa penelitian melaporkan adanya peningkatan tekanan darah sebagai efek sampingnya. Pantoprazole, yang dikenal memiliki profil keamanan terbaik dan menjadi terapi pilihan di beberapa negara, dipilih sebagai pembanding. Penelitian ini bertujuan mengamati perbedaan peningkatan tekanan darah antara omeprazole dan pantoprazole pada pasien Peptic Ulcer Disease (PUD).

Metode. Desain penelitian adalah observasional kohort retrospektif berbasis rekam medis Rumah Sakit Akademik UGM periode 2021–2024. Variabel bebas adalah jenis terapi PPI dengan 40 pasien kelompok omeprazole dan 40 pasien kelompok pantoprazole dalam 2 hari pengamatan, sedangkan variabel terikat adalah peningkatan tekanan darah. Kriteria inklusi meliputi pasien dewasa (?18 tahun) dengan diagnosis PUD sebagai diagnosis utama dan diagnosis sekunder, mendapatkan omeprazole atau pantoprazole, dan tekanan darah admisi <120>

Hasil. Terdapat perbedaan signifikan secara statistik pada peningkatan tekanan darah sistolik puncak antara kelompok omeprazole dan pantoprazole (21,95±11,70 mmHg vs 7,70±11,36 mmHg; p<0 p=0,001) p=0,001),>

Kesimpulan. Omeprazole dikaitkan dengan peningkatan tekanan darah yang lebih tinggi secara signifikan dibandingkan pantoprazole pada pasien PUD, meskipun besaran peningkatannya masih berada dalam rentang tekanan darah normal.

Background. Omeprazole is the most widely used Proton Pump Inhibitor (PPI) worldwide, yet some studies report increased blood pressure as a side effect. Pantoprazole, known for its best safety profile and preferred therapy in some countries, was selected as the comparator. This study aimed to observe differences in blood pressure elevation between omeprazole and pantoprazole in Peptic Ulcer Disease (PUD) patients.

Methods. This was a retrospective observational cohort study based on medical records from the UGM Academic Hospital, 2021–2024. The independent variable was PPI therapy type, with 40 patients in the omeprazole group and 40 in the pantoprazole group in two days observation; the dependent variable was blood pressure increase. Inclusion criteria included adult patients (?18 years) diagnosed with PUD as a primary diagnosis and secondary diagnosis, receiving omeprazole or pantoprazole, and admission blood pressure <120>

Results. There was a statistically significant difference in peak systolic blood pressure increase between the omeprazole and pantoprazole groups (21.95±11.70 mmHg vs 7.70±11.36 mmHg; p<0 p=0.001) p=0.001)>

Conclusion. Omeprazole was associated with a significantly higher blood pressure increase compared to pantoprazole in PUD patients, although the magnitude remained within the normal blood pressure range.

Kata Kunci : Proton Pump Inhibitor, Omeprazole, Peningkatan Tekanan Darah, Efek Samping Obat.

  1. S2-2026-540742-abstract.pdf  
  2. S2-2026-540742-bibliography.pdf  
  3. S2-2026-540742-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2026-540742-title.pdf