Laporkan Masalah

ANALISIS BIAYA PRODUKSI BIBIT ACACIA MANGIUM Studi kasus di persemaian Acacia mangium BKPH Parungpanjang, KPH Bogor, Perhutani Unit III Jawa Barat

Dyan Hananto Putra Djohan Sutanto, Ir.H. Siswantoyo Dipodiningrat,M.S.

2003 | Skripsi | S1 KEHUTANAN

Potensi hutan yang sangat terbatas tidak dapat memenuhi seluruh kebutuhan manusia yang selalu bertambah. Untuk dapat mempertahankan keutuhan dan kelestarian hutan maka pengoloiaan hutan dibatasi oleh suatu asas kelestarian. Dengan demikian maka setiap kegiatan penebangan yang dilakukan selalu diikutl dengan kegiatan penanaman. Kegiatan penanaman membutuhkan bibit yang berkualitas mituk mendapatkan hasil yang optimal. Kayu mangium mulai dilihat sebagai kayu pertukangan karena kemiripannya dengan kayai jati. Hal tersebut mengharuskan kuahtas kayu yang baik. Kebutuhan itu dapat dipenuhi dengan bibit berkualitas yang dihasilkan oleh persemaian yang baik dan untuk menghasilkan bibit yang berkualitas maka diperlukan suatu biaya produksi. Penelitian ini bertujuan mituk mengetahui setiap elemen kegiatan yang ada dalam persemaian, biaya produksi yang diperlukan untuk menghasilkan bibit serta titik BEP. Untuk mencapai tujuan tersebut digunakan metode pendekatan dengan pengamatan di lapangan, wawancara, pengumpulan data-data, dan perhitungan biaya per batang bibit. Dengan inlormasi tersebut maka lata bisa mengetahui gambaran biaya penanaman dan besamya investasi untuk pengusahaan persemaian. Dengan metode yang digunakan diperoleh hasil bahwa elemen kegiatan persemaian terdiri dari persiapan media, persiapan lapangan, pengadaan kantong plastik, pengisian kantong plastik, pengadaan benih, penaburan benih, penyapihan, pemeliharaan, dan seleksi bibit. Persemaian yang dijadikan lokasi penehtian ini adalah persemaian manual dan benih yang digunakan adalah benih Provenance Irian Jaya. Persemaian ini memiiiliki luas 3,8 ha dengan kapasitas produksi maksimal 3.040.000 bibit Produksi rata-rata setiap tahun adalah 1,9 juta-2 juta bibit. Biaya produksi bibit pada produksi 1.902.560 bibit adalah sebesar Rp 164,21 dengan komponen penyusun biaya tetap 10,17% dan biaya variabel 89,83%. Komponen biaya tetap terdiri atas biaya penyusutan bangunan 1,88% ; biaya penyusutan peralalatan 1,79% ; biaya bunga modal bangunan 0,70% ; biaya bunga modal peralatan 0,37% ; biaya gaji pegawai tetap 5,43%. Sedangkan biaya variabel terdiri atas biaya pengadaan bahan 30,50% ; biaya tenaga kerja 58,95% ; biaya overhead/operasional peralatan 0,38%.

Kata Kunci : Persemaian, Acacia mangium, Biaya Produksi

  1. Abstract.pdf  
  2. Bibliography.pdf  
  3. Table_of_Content.pdf  
  4. Title.pdf