Laporkan Masalah

Novel Ingatan Ikan-Ikan Karya Sasti Gotama: Kajian Posmodernisme Linda Hutcheon

Angelina Vioni Christabela Putri, Saeful Anwar, S.S., M.A.

2026 | Skripsi | S1 SASTRA INDONESIA

Penelitian ini mengkaji novel Ingatan Ikan-Ikan karya Sasti Gotama dengan pendekatan posmodernisme Linda Hutcheon. Permasalahan-permasalahan yang berkenaan dengan fakta sejarah dan parodisasi, oposisi pusat dan pinggiran, serta kontekstualisasi yang dilakukan pengarang menjadi fokus penelitian untuk menguraikan gagasan dan kritik pengarang terhadap penulisan sejarah. Metode penelitian ini adalah analisis deskriptif dengan mendeskripsikan data berupa satuan kalimat dalam novel untuk dianalisis. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa novel Ingatan Ikan-Ikan memanfaatkan fakta-fakta sejarah, baik berupa fakta sosial dan fakta mental, yang sengaja diparodisasikan untuk menuangkan gagasan dan kritikan pengarang terhadap penulisan masa lalu, serta mendekonstruksi modernisme yang diyakini oleh sebagian besar masyarakat. Novel ini juga memuat oposisi pusat dan pinggiran untuk mengangkat kehadiran suara-suara marjinal yang selama ini kurang mendapat ruang di tengah masyarakat. Selain itu, novel ini juga mengandung berbagai fenomena sosial yang dari dulu hingga sekarang belum tuntas penanganannya dan ada kemungkinan akan terulang, seperti pelanggaran HAM, rasisme, kebebasan berpendapat, dan kesenjangan sosial-ekonomi.

This study analyzes Sasti Gotama's novel Ingatan Ikan-Ikan using Linda Hutcheon's postmodernism approach. Issues related to historical facts and parody, contradictions between the center and the margin, and the author's contextualization are the focus of this study to describe the author's ideas and criticism of historical writing. The research method used is descriptive analysis by describing the data in the form of sentences in the novel for analysis. The results of this study reveal that the novel Ingatan Ikan-Ikan utilizes historical facts, both social and mental, which are deliberately parodied to express the author's ideas and criticism of past writing, as well as to deconstruct modernism, which is believed by most people. This novel also contains contradictions between the center and the margin to highlight the voices of marginalized groups that have been neglected in society. In addition, this novel also contains various social phenomena that have not been fully addressed from the past to the present and are likely to recur, such as human rights violations, racism, freedom of expression, and socio-economic inequality.

Kata Kunci : posmodernisme, fakta sejarah, parodisasi, pusat dan pinggiran, kontekstualisasi

  1. S1-2026-493544-abstract.pdf  
  2. S1-2026-493544-bibliography.pdf  
  3. S1-2026-493544-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2026-493544-title.pdf