Pengaruh Instrumen Lindung Nilai (Hedging) Terhadap Nilai Dan Kinerja Keuangan Perusahaan (Studi Pada Perusahaan Yang Terdaftar Di Kompas 100 Tahun 2021-2024)
Meisha Athaya Thifalny, Prof. Dr. J. Sukmawati Sukamulja, M.M.
2026 | Tesis | S2 MANAJEMEN (MM) JAKARTA
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan instrumen lindung nilai (hedging) terhadap nilai perusahaan dan kinerja keuangan pada perusahaan yang tergabung dalam indeks Kompas 100 periode 2021–2024. Nilai perusahaan diukur menggunakan Tobin’s Q, sedangkan kinerja keuangan diukur dengan Return on Assets (ROA), Return on Equity (ROE), dan Net Profit Margin (NPM). Data yang digunakan merupakan data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan tahunan perusahaan, dengan total sampel sebanyak 244 observasi dari 61 perusahaan. Metode analisis yang digunakan adalah regresi data panel dengan pemilihan model melalui uji Chow dan uji Hausman.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan instrumen lindung nilai tidak berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan yang diukur dengan Tobin’s Q, serta tidak berpengaruh signifikan terhadap ROA dan ROE. Namun, penggunaan instrumen lindung nilai berpengaruh negatif dan signifikan terhadap NPM. Temuan ini mengindikasikan bahwa meskipun instrumen lindung nilai digunakan sebagai upaya pengendalian risiko, biaya yang timbul dari penerapannya berpotensi menekan laba bersih perusahaan. Dengan demikian, penggunaan instrumen lindung nilai tidak secara langsung meningkatkan nilai perusahaan maupun kinerja keuangan, namun lebih berperan dalam menjaga stabilitas keuangan perusahaan.
This study aims to analyze the effect of using hedging instruments on firm value and financial performance of companies listed in the Kompas 100 index for the period of 2021–2024. Firm value is measured using Tobin’s Q, while financial performance is evaluated through Return on Assets (ROA), Return on Equity (ROE), and Net Profit Margin (NPM). This research utilizes secondary data obtained from annual financial reports, comprising a total sample 244 observations from 61 companies. The analytical method employed is panel data regression, with model selection conducted through the Chow and Hausman tests.
The results indicate that the use of hedging instruments has no significant effect on firm value as measured by Tobin’s Q, nor does it significantly affect ROA and ROE. However, hedging is found to have a significant negative effect on NPM. These findings suggest that although hedging instruments are implemented as a risk management effort, the costs associated with their application have the potential to suppress net profit. Consequently, while hedging does not directly enhance firm value or financial performance, it plays a more crucial role in maintaining the company's financial stability.
Kata Kunci : lindung nilai, hedging, nilai perusahaan, kinerja keuangan, Kompas 100