PERANCANGAN PASAR TRADITIONAL DENGAN PENEKANAN PADA KAJIAN INTERAKSI ELEMEN AKSESIBILITAS ARSITEKTUR DAN PENGGUNA
Riza Larenahadi, Harry Kurniawan, S.T., M.T., Ph.D.
2026 | Tesis | S2 Teknik Arsitektur
Pasar Tradisional memiliki peran penting dalam peradaban masyarakat Indonesia, tidak hanya wadah memajukan ekonomi tetapi juga berkembangnya sosial budaya. Melalui program revitalisasi, pemerintah mencoba untuk menjawab tantangan zaman terkait perkembangan pasar tradisional. Pasca revitalisasi, ternyata muncul permasalahan baru tentang bagaimana perilaku pengunjung pasar terkait aksesibilitas. Studi ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh interaksi elemen aksesibilitas arsitektur dengan pengguna terhadap pergerakan pengguna dan memberikan solusi alternatif perancangan tata ruang yang memiliki tingkat daya jelajah pengguna yang baik.
Proses studi perancangan ini dibagi menjadi 2 tahap, studi pra-desain dan studi pasca-desain. Studi pra-desain menggunakan pendekatan grounded research dengan behavior mapping di Pasar Prawirotaman dan Pasar Beringharjo Timur. Metode pengamatan sebagai place-centred mapping dan metode wawancara mendalam pada penjual dan pembeli sebagai person-centred mapping dilakukan di kedua pasar untuk pengambilan data primer. Temuan studi dapat disimpulkan bahwa interaksi elemen aksesibilitas arsitektur dengan pengguna berpengaruh terhadap bagaimana pergerakan pengguna di dalam pasar.
Proses studi pasca-desain yang dilakukan dengan menguji ide-ide solusi desain berdasarkan temuan studi pra-desain. Terdapat 5 alternatif perancangan tata ruang pasar yang difokuskan pada integrasi elemen aksesibilitas arsitektur sebagai gambaran alternatif solusi perancangan arsitektur. Dengan pengujian menggunakan agent-based crowd simulation, 4 dari 5 alternatif perancangan memiliki tingkat daya jelajah pengunjung di atas 80%.
Hasil pengembangan desain dari alternatif rancangan tata ruang terpilih dirancang memiliki nilai-nilai lokal dan keberlanjutan yang kuat. Hasil perancangan menunjukkan bahwa ide solusi desain arsitektur tidak hanya soal fisik arsitektur saja tetapi juga mewadahi perilaku pengguna sehingga bersifat komprehensif dan holistik.
Traditional markets play a vital role in Indonesian civilization, serving not only as hubs for economic advancement but also as spaces for socio-cultural development. Through revitalization programs, the government has attempted to address the contemporary challenges facing these markets. However, post-revitalization, new issues have emerged regarding visitor behavior in relation to accessibility. This study aims to determine how the interaction between architectural accessibility elements and users influences movement, while providing alternative spatial layout solutions that enhance user exploration range.
The design study process is divided into two stages: pre-design and post-design. The pre-design study employs a grounded research approach using behavioral mapping at Prawirotaman Market and East Beringharjo Market. Primary data was collected through observation as place-centered mapping and in-depth interviews with sellers and buyers as person-centered mapping. The findings conclude that the interaction between architectural accessibility elements and users significantly influences user movement patterns within the market.
The post-design study was conducted by testing design solutions derived from the pre-design findings. Five spatial layout alternatives, focused on the integration of architectural accessibility elements, were developed as potential architectural solutions. Tested through agent-based crowd simulation, four out of the five alternatives achieved a visitor exploration rate of over 80%.
The final design development, based on the selected spatial layout, incorporates strong local values and sustainability. The results demonstrate that architectural design solutions are not merely about physical structures but must also accommodate user behavior, ensuring a comprehensive and holistic approach.
Kata Kunci : pasar tradisional, aksesibilitas arsitektur, arsitektur perilaku, behavior mapping, crowd simulation