Analisis Risiko Pemeliharaan dalam Pengelolaan Gedung HK Tower dengan Metode Failure Mode and Effect Analysis (FMEA)
Alisha Hutami Zata Hulwani, Kuncoro Harto Widodo, Prof. Dr., M.Eng.,
2026 | Tesis | S2 MANAJEMEN (MM) JAKARTA
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi,
penyebab , dan dampak risiko dalam aktivitas pemeliharaan gedung, khususnya
pada gedung perkantoran. Tantangan yang dihadapi oleh pemilik dan pengelola
gedung tidak hanya terbatas pada upaya meningkatkan tingkat okupansi, tetapi
juga bagaimana memastikan gedung beserta seluruh peralatan di dalamnya dapat
berfungsi dengan baik. Tantangan ini juga dihadapi oleh PT HK Realtindo selaku
pengelola gedung HK Tower. Oleh karena itu, diperlukan analisis risiko terhadap
kegiatan pemeliharaan gedung HK Tower agar PT HK Realtindo dapat mengantisipasi
potensi risiko atau kerusakan yang dapat menghambat operasional dan menganggu
kenyamanan penghuni gedung. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan
pendekatan deskriptif kualitatif yang dipadukan dengan pendekatan kuantitatif.
Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, serta penyebaran
kuesioner kepada narasumber yang terlibat langsung dalam aktivitas pemeliharaan
gedung. Berdasarkan hasil pengumpulan data, terdapat 22 potensi risiko yang
teridentifikasi dalam pelaksanaan pemeliharaan gedung HK Tower. Metode Failure
Mode and Effect Analysis (FMEA) digunakan untuk mengetahui nilai prioritas
risiko atau risk priority number (RPN) dengan memberikan penilaian terhadap
kemungkinan terjadi (occurrence), tingkat keparahan (severity), dan kemampuan
deteksi (detection) dari setiap risiko. Risiko dengan nilai RPN tinggi perlu
ditangani dengan segera untuk mencegah timbulnya kerugian yang lebih besar.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 15 risiko yang termasuk dalam
kategori tinggi dan 7 risiko dalam kategori sedang. Berdasarkan hasil tersebut,
telah disusun rekomendasi penanganan untuk masing-masing risiko guna memastikan
kegiatan pemeliharaan gedung HK Tower dapat berjalan secara efektif dan
efisien. Secara umum rekomendasi mitigasi antara lain penyusunan pada
standarisasi proses pemeliharaan gedung, optimalisasi sumber daya manusia, dan
membangun kerja sama dengan pihak ketiga yang dapat mendukung aktivitas
pemeliharaan gedung HK Tower.
This study aims to assess the potential hazards, causes, and
consequences associated with maintenance activities in office buildings.
Property owners and managers have challenges in enhancing occupancy rates while
concurrently preserving the functionality of the property and its systems. PT
HK Realtindo, the management entity of HK Tower, encountered these challenges
as well. A comprehensive risk assessment of maintenance activities at HK Tower
is essential for PT HK Realtindo to anticipate potential hazards or failures
that may disrupt building operations and affect tenant comfort. The research
employed a mixed-methods approach, combining descriptive qualitative and
quantitative procedures. Data was collected by observation, interviews, and the
administration of questionnaires to persons directly engaged in building
maintenance operations. The gathered data identified 22 potential risks
associated with the building maintenance activities in HK Tower. The Failure
Mode and Effect Analysis (FMEA) was employed to determine the Risk Priority
Number (RPN) by assessing each risk according to its likelihood of occurrence,
severity, and detectability. Risks with high RPN values must be prioritized for
prompt remediation to prevent substantial losses. The study's findings
indicated that 15 hazards were classified as high risk and 7 as medium risk.
Based on these findings, specific recommendations were developed to ensure the
effective and efficient implementation of building maintenance operations at HK
Tower. The results of this study provide risk mitigation recommendations, such
as the formulation of standardized maintenance protocols, the optimization of
human resources, and the construction of third-party collaborations to improve
building maintenance operations in HK Tower.
Kata Kunci : Manajemen Risiko, Pemeliharaan Gedung, Failure Mode and Effect Analysis (FMEA)