Pengaruh Dimensi Kredibilitas Pemengaruh Mikro terhadap Perilaku Konsumsi Hijau: Peran Mediasi Kesadaran Lingkungan dan Moderasi Kelompok Generasi
Tarysha Aulya Putri Rany, Widya Paramita, S.E., M.Sc., Ph.D.
2026 | Tesis | S2 SAINS MANAJEMEN
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh dimensi
kredibilitas pemengaruh mikro yang meliputi daya tarik, keahlian, dan sifat
dapat dipercaya terhadap kesadaran lingkungan serta peran kesadaran lingkungan
dalam mendorong perilaku konsumsi hijau pada Generasi Y dan Generasi Z.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode Partial Least Squares–Structural Equation
Modeling (PLS-SEM) dan Multi-Group
Analysis (MGA) terhadap 271 responden pengguna TikTok di Indonesia yang
pernah mengetahui, melihat, atau mengikuti pemengaruh mikro bertema
keberlanjutan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa daya tarik dan sifat dapat
dipercaya pemengaruh mikro berpengaruh positif dan signifikan terhadap
kesadaran lingkungan, sedangkan keahlian tidak menunjukkan pengaruh yang
signifikan. Kesadaran lingkungan terbukti berpengaruh positif terhadap perilaku
konsumsi hijau serta memediasi pengaruh daya tarik dan sifat dapat dipercaya
terhadap perilaku tersebut. Analisis perbedaan antar generasi menunjukkan bahwa
tidak terdapat perbedaan pengaruh yang signifikan antara Generasi Y dan Generasi
Z pada seluruh jalur hubungan yang diuji. Namun demikian, secara deskriptif
terdapat kecenderungan bahwa Generasi Z lebih responsif terhadap daya tarik
pemengaruh mikro, sedangkan Generasi Y lebih dipengaruhi oleh sifat dapat
dipercaya. Temuan ini menegaskan bahwa kesadaran lingkungan merupakan mekanisme
psikologis utama yang secara konsisten mendorong perilaku konsumsi hijau pada
kedua generasi, dengan perbedaan kecenderungan respons terhadap dimensi
kredibilitas pemengaruh mikro.
This study
aims to analyze the influence of micro-influencers' credibility dimensions,
including attractiveness, expertise, and trustworthiness, on environmental
awareness and the role of environmental awareness in encouraging green
consumption behavior among Generation Y and Generation Z. This study uses a
quantitative approach with the Partial Least Squares–Structural Equation
Modeling (PLS-SEM) and Multi-Group Analysis (MGA) methods on 271 TikTok user
respondents in Indonesia who have known, seen, or followed
sustainability-themed micro-influencers. The results show that the attractiveness
and trustworthiness of micro-influencers have a positive and significant effect
on environmental awareness, while expertise does not show a significant effect.
Environmental awareness is proven to have a positive effect on green
consumption behavior and mediates the influence of attractiveness and
trustworthiness on that behavior. Analysis of intergenerational differences
shows that there is no significant difference in influence between Generation Y
and Generation Z in all tested relationship paths. However, descriptively,
there is a tendency that Generation Z is more responsive to the attractiveness
of micro-influencers, while Generation Y is more influenced by trustworthiness.
These findings confirm that environmental awareness is a key psychological
mechanism that consistently drives green consumption behavior across both
generations, with differences in response tendencies across the credibility
dimension of micro-influencers.
Kata Kunci : Pemengaruh Mikro, Kesadaran Lingkungan, Perilaku Konsumsi Hijau, Generasi Y dan Z, Pemasaran Berkelanjutan