Laporkan Masalah

ANALISIS KOMPETENSI INTI KOPERASI MITRA DHUAFA DALAM MENINGKATKAN KEBERLANJUTAN MODEL GRAMEEN DI INDONESIA

Rinaldo Siagian, Dr. Evi Noor Afifah, M.S.E.

2026 | Tesis | S2 MANAJEMEN (MM) JAKARTA

Koperasi Mitra Dhuafa (KOMIDA) merupakan salah satu koperasi mikro terbesar di Indonesia yang berfokus pada pemberdayaan perempuan berpendapatan rendah melalui penerapan model Grameen. Seiring dengan pertumbuhan skala operasi dan kompleksitas lingkungan eksternal, KOMIDA menghadapi tantangan dalam menjaga keseimbangan antara tujuan sosial dan keberlanjutan bisnis. Dalam konteks tersebut, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kompetensi inti yang dimiliki KOMIDA sebagai sumber keunggulan bersaing berkelanjutan serta untuk menilai strategi organisasi dalam mempertahankan keberlanjutan model Grameen di Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus tunggal. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan pengurus, kepala divisi, dan manajer utama KOMIDA, serta melalui analisis dokumen internal dan laporan tahunan koperasi. Analisis dilakukan dengan memadukan dua kerangka konseptual utama, yaitu Resource-Based View (RBV) untuk mengidentifikasi sumber daya strategis dan Diamond Strategy untuk menilai keselarasan strategi lembaga dalam dimensi Arena, Vehicles, Differentiators, Staging, dan Economic LogicHasil penelitian menunjukkan bahwa KOMIDA memiliki tujuh sumber daya utama, di antaranya aset berwujud seperti peralatan dan karyawan, serta aset tak berwujud seperti kepercayaan klien dan budaya organisasi. Dari tujuh sumber daya tersebut, lima di antaranya memenuhi aspek value, barriers to duplication, dan appropriability sehingga membentuk kompetensi inti yang menjadi sumber keunggulan bersaing berkelanjutan. Strategi keberlanjutan KOMIDA lebih berfokus pada penguatan kualitas layanan, inovasi produk keuangan mikro, dan peningkatan kapabilitas internal dibandingkan ekspansi wilayah. Penelitian ini menegaskan bahwa keunggulan bersaing koperasi mikro tidak hanya ditentukan oleh modal finansial, tetapi juga oleh kekuatan sosial dan nilai institusional yang melekat dalam organisasi.

Koperasi Mitra Dhuafa (KOMIDA) is one of the largest microfinance cooperatives in Indonesia, focusing on empowering low-income women through the implementation of the Grameen model. As the organization expands its operational scale and faces increasing external complexity, KOMIDA encounters challenges in maintaining a balance between its social mission and business sustainability. In this context, the study aims to analyze KOMIDA’s core competencies as sources of sustainable competitive advantage and to assess its organizational strategies in sustaining the Grameen model within the Indonesian context.  This research adopts a qualitative descriptive approach with a single case study design. Data were collected through in-depth interviews with KOMIDA’s board members, division heads, and senior managers, supported by the analysis of internal documents and annual reports. The analysis integrates two main conceptual frameworks: the Resource-Based View (RBV) to identify strategic resources, and the Diamond Strategy to evaluate strategic alignment across five dimensions arena, vehicles, differentiators, staging, and economic logic.  The findings reveal that KOMIDA possesses seven key resources, including tangible assets such as equipment and employees, as well as intangible assets such as client trust and organizational culture. Among these, five resources fulfill the aspects of value, barriers to duplication, and appropriability, forming the organization’s core competencies that serve as the foundation of its sustainable competitive advantage. KOMIDA’s sustainability strategy emphasizes service quality improvement, microfinance product innovation, and internal capability enhancement rather than geographic expansion. The study concludes that the competitive advantage of microfinance cooperatives is not solely determined by financial capital, but also by social strength and institutional values embedded within the organization.


Kata Kunci : Koperasi Mitra Dhuafa, Kompetensi Inti, Keunggulan Bersaing, Resource-Based View, Diamond Strategy, model Grameen.

  1. S2-2026-530787-abstract.pdf  
  2. S2-2026-530787-bibliography.pdf  
  3. S2-2026-530787-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2026-530787-title.pdf