EVALUASI DAMPAK PEMBIAYAAN BERKELANJUTAN TERHADAP KINERJA KEUANGAN BANK KONVENSIONAL KBMI 3 DAN 4 DI INDONESIA PERIODE 2019-2024
Thomas Aquino Wahyu Aryanto, Choirunnisa Arifa, S.E., M.Sc., Ph.D., Ak., CA.
2026 | Tesis | S2 Manajemen
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dampak pembiayaan berkelanjutan terhadap kinerja keuangan bank konvensional kategori KBMI 3 dan KBMI 4 di Indonesia selama periode 2019–2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif untuk menganalisis perkembangan pembiayaan berkelanjutan serta pengaruhnya terhadap Return on Assets (ROA), Return on Equity (ROE), dan Net Interest Margin (NIM). Data sekunder diperoleh dari laporan tahunan, laporan keberlanjutan, serta publikasi resmi Otoritas Jasa Keuangan, Bank Indonesia, dan Bursa Efek Indonesia, yang kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan regresi linier berganda.
Hasil analisis statistik deskriptif menunjukkan bahwa pembiayaan berkelanjutan pada bank KBMI 3 dan 4 secara umum mengalami tren peningkatan selama periode penelitian, meskipun pergerakannya masih bersifat fluktuatif dan belum menunjukkan pola pertumbuhan yang konsisten. Kondisi ini mencerminkan meningkatnya komitmen perbankan dalam mengimplementasikan keuangan berkelanjutan, namun pelaksanaannya masih dipengaruhi oleh dinamika ekonomi serta kebijakan dan strategi internal masing-masing bank.
Selanjutnya, hasil analisis regresi linier berganda menunjukkan bahwa pembiayaan berkelanjutan tidak berpengaruh signifikan terhadap ROA, ROE, maupun NIM setelah dikontrol oleh ukuran bank dan tingkat Non-Performing Loan (NPL). Temuan ini mengindikasikan bahwa kontribusi pembiayaan berkelanjutan terhadap profitabilitas bank belum sepenuhnya tercermin dalam jangka pendek. Penelitian ini diharapkan dapat memperkaya literatur empiris terkait keuangan berkelanjutan di sektor perbankan serta menjadi bahan pertimbangan bagi regulator dan manajemen bank dalam merumuskan kebijakan strategis yang lebih efektif.
This study aims to evaluate the impact of sustainable financing on the financial performance of conventional banks classified as KBMI 3 and KBMI 4 in Indonesia during the 2019–2024 period. A quantitative descriptive approach is employed to analyze the development of sustainable financing and its influence on Return on Assets (ROA), Return on Equity (ROE), and Net Interest Margin (NIM). Secondary data are obtained from annual reports, sustainability reports, and official publications of the Financial Services Authority (OJK), Bank Indonesia (BI), and the Indonesia Stock Exchange (IDX). The data are analyzed using descriptive statistical analysis and multiple linear regression to provide a comprehensive empirical overview.
The results of the descriptive analysis indicate that sustainable financing among KBMI 3 and KBMI 4 banks generally exhibits an upward trend over the observation period, although its movement remains fluctuating and does not demonstrate a consistent growth pattern. This condition reflects the increasing commitment of banks to implementing sustainable finance practices, despite being influenced by economic dynamics and internal strategic policies of each bank.
Furthermore, the results of the multiple linear regression analysis show that sustainable financing does not have a significant effect on ROA, ROE, or NIM after controlling for bank size and the level of Non-Performing Loans (NPL). These findings suggest that the contribution of sustainable financing to bank profitability has not yet been fully reflected in conventional financial performance indicators in the short term. This study is expected to enrich the empirical literature on sustainable finance in the banking sector and provide valuable insights for regulators and bank management in formulating more effective strategic policies.
Kata Kunci : pembiayaan berkelanjutan, ROA, ROE, NIM, kinerja keuangan, KBMI