STRATEGI PENINGKATAN KAPASITAS TATA KELOLA KOPERASI: STUDI KASUS PADA KOPERASI BBA DAN KOPERASI BAH
Rahadian Muhamad Adiyat, Amirullah Setya Hardi, S.E., Cand. Oecon., Ph.D.
2026 | Tesis | S2 MANAJEMEN (MM) JAKARTA
Koperasi memiliki peran strategis dalam perekonomian nasional sebagai badan usaha berbasis kerakyatan yang berlandaskan prinsip kebersamaan dan demokrasi ekonomi. Namun demikian, peningkatan jumlah koperasi aktif di Indonesia belum sepenuhnya diikuti oleh kualitas tata kelola yang baik, sebagaimana tercermin dari masih rendahnya tingkat pelaksanaan Rapat Anggota Tahunan (RAT) dan lemahnya tata kelola kelembagaan serta usaha pada sebagian besar koperasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan tata kelola kelembagaan dan tata kelola usaha koperasi berdasarkan prinsip dan nilai koperasi serta konsep Good Cooperative Governance (GcG), mengidentifikasi faktor-faktor penyebab rendahnya komitmen dan pemahaman pengurus serta anggota, serta merumuskan strategi peningkatan kapasitas tata kelola koperasi.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus pada Koperasi BBA sebagai objek utama penelitian dan Koperasi BAH sebagai koperasi pendukung. Pengumpulan data dilakukan melalui in-depth interview semi-terstruktur, observasi langsung, dan studi dokumentasi. Analisis tata kelola kelembagaan dilakukan dengan mengacu pada prinsip dan nilai koperasi, lima prinsip GcG, serta Pedoman Umum Governansi Koperasi Indonesia. Sementara itu, analisis tata kelola usaha dilakukan menggunakan analisis SWOT yang dituangkan dalam matriks IFE, EFE, IE, dan TOWS.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Koperasi BAH telah menerapkan tata kelola koperasi secara konsisten dan efektif, tercermin dari pelaksanaan RAT secara rutin, struktur kelembagaan yang jelas, serta pengelolaan usaha yang adaptif dan berkelanjutan. Sebaliknya, Koperasi BBA masih menghadapi berbagai kelemahan mendasar, terutama pada aspek komitmen pengurus dan anggota, pemahaman terhadap prinsip dan nilai koperasi, serta keterbatasan jejaring pasar. Berdasarkan hasil analisis tersebut, penelitian ini merumuskan strategi peningkatan kapasitas tata kelola koperasi yang berfokus pada penguatan kelembagaan, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, optimalisasi tata kelola usaha, serta pengembangan kemitraan strategis. Strategi ini diharapkan dapat menjadi acuan praktis bagi koperasi dalam meningkatkan daya saing dan keberlanjutan usaha.
Kata Kunci : Prinsip Koperasi, Good Cooperative Governance, SWOT, Strategi Peningkatan Kapasitas Tata Kelola Koperasi