Analisis Wacana Pesan Singkat Berbahasa Inggris Mahasiswa Indonesia kepada Dosen melalui Aplikasi WhatsApp: Kajian Sosiopragmatik
Patria Handung Jaya, Prof. Dr. I Dewa Putu Wijana, S.U., M.A.; Dr. Tofan Dwi Hardjanto, M.A.
2026 | Disertasi | S3 Ilmu-ilmu Humaniora
Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap wacana pesan singkat berbahasa Inggris mahasiswa Indonesia kepada dosen melalui aplikasi WhatsApp. Penelitian ini merupakan sebuah kajian Sosiopragmatik. Fokus utama penelitian ini adalah untuk mencari tau topik apa saja yang dibahas dalam pesan singkat tersebut, bagaimana struktur pesan singkat berbahasa Inggris tipikal mahasiswa Indonesia, variasi bahasa apa saja yang muncul, apa saja strategi kesantunan yang digunakan dalam pesan singkat tersebut, dan faktor lingual serta faktor sosial apa saja yang mempengaruhinya. Data dalam penelitian ini diambil dari pesan singkat berbahasa Inggris yang dikirimkan mahasiswa Indonesia yang menempuh Pendidikan di provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta kepada dosennya melalui aplikasi WhatsApp.
Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif. Data diambil dengan metode purposive sampling, yaitu dengan mengumpulkan hasil tangkapan layar pesan singkat berbahasa Inggris yang dikirimkan mahasiswa Indonesia kepada dosennya melalui aplikasi WhatsApp. Data kemudian ditranskripsi secara ortografis dan dianalisis dengan cara menafsirkan pesan-pesan tersebut. Analisis difokuskan pada topik, struktur, variasi bahasa, strategi kesantunan, dan faktor lingual serta faktor sosial yang ada pada pesan singkat tersebut. Selain itu, penelitian ini juga menggunakan teori sosiopragmatik serta teori analisis wacana sebagai pisau utama dalam menganalisis data.
Penelitian ini menghasilkan lima (5) temuan. Yang pertama, topik pesan singkat berbahasa Inggris yang dikirim mahasiswa kepada dosennya terdiri dari topik akademik dan non akademik. Kedua, struktur pesan singkat tersebut juga sangat teratur mulai dari salam pembuka hingga ucapan terima kasih. Menariknya, kata “maaf” dan banyak sinonimnya menjadi ciri khas mahasiswa Indonesia dalam mengirimkan pesan kepada dosen. Yang ketiga, variasi bahasa yang muncul terbagi menjadi dua yaitu dialek temporal dan dialek sosial. Keempat, strategi kesantunan negatif ternyata lebih banyak muncul pada tipikal pesan singkat mahasiswa Indonesia yang sering disertasi dengan emoji melipat tangan. Terakhir, faktor agama, bahasa, dan nilai & norma masyarakat sangat mempengaruhi pesan singkat tersebut. Penelitian ini berkontribusi terhadap pengetahun mengenai wacana pesan singkat berbahasa Inggris yang dikirimkan oleh mahasiswa Indonesia, yang selama ini selalu dianalisis menggunakan teori-teori kebahasaan dari bahasa lain tanpa melibatkan karakteristik lingual dan sosial masyarakat Indonesia.
This study aims to reveal the discourse of Indonesian students' English short messages to their lecturers through WhatsApp. This research belongs to a sociopragmatic study. The main focus of this study is to determine the topics discussed in these short messages and the factors behind them, the structure of typical Indonesian students' English short messages, the language variations that emerge, the politeness strategies used in these short messages, and the sociocultural factors that influence them. The data in this study were taken from English short messages sent by Indonesian students in the Special Region of Yogyakarta to their lecturers through WhatsApp.
The research method used was descriptive qualitative. Purposive sampling was used in data gathering by collecting the screenshots of English messages sent by Indonesian students to their lecturers through whatsApp. Then, the data were transcripted ortographically and analyzed by interpreting them. The analysis focused on the topics, structure, language variations, politeness strategies, and sociocultural factors present in the short messages. Furthermore, this study also used sociopragmatic theory and discourse analysis as the primary tools in analyzing the data.
There are five (5) findings in this research. First, the topics of English short messages sent by students to their lecturers consisted of academic and non-academic topics. Second, the structure of the short messages is also very well organized, from the opening greeting to the words of appreciation. Surprisingly, the word "sorry" and its synonymous words become the characteristic of Indonesian students in sending short messages to lecturers. Third, the language variations that emerge are divided into two: temporal dialect and social dialect. Fourth, negative politeness strategies appear more frequently in typical Indonesian students' short messages, often accompanied by the folded hands emoji. Finally, factors such as religion, language, and social values & norms significantly influence these short messages. This research contributes significantly to the discourse of English short messages sent by Indonesian students, which has traditionally been analyzed using linguistic theories from other languages without considering the lingual and social characteristics of Indonesian society.
Kata Kunci : analisis wacana, aplikasi WhatsApp, mahasiswa dan dosen, pesan singkat, sosiopragmatik