Eksplorasi Aspek Critical Thinking, Academic Integrity, dan Prinsip Bioetika pada Penggunaan Artificial Intelligence oleh Mahasiswa
Yuspitasari, dr. M. Lutfan Lazuardim M.Kes., Ph.D.; Prof. Dra. R.A. Yayi Suryo Prabandari, M.Si., Ph.D.
2026 | Tesis | MAGISTER BIOETIKA
Perkembangan teknologi informasi mendorong kemunculan Artificial
Intelligence (AI) sebagai inovasi yang membawa dampak signifikan pada
berbagai bidang, termasuk pendidikan. AI, khususnya generative AI mampu
meniru proses berpikir manusia dalam menganalisis, memecahkan masalah, dan
mengambil keputusan berbasis data. Kehadiran teknologi ini menimbulkan
tantangan dan peluang terkait kemampuan berpikir kritis, integritas akademik,
serta aspek etika dalam pemanfaatannya di lingkungan perguruan tinggi. Penelitian
ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan critical thinking mahasiswa di
era perkembangan AI, menganalisis academic integrity mahasiswa di era
perkembangan AI, mengkaji akses mahasiswa terhadap AI berdasarkan prinsip dasar
bioetika dalam konteks pendidikan, dan menganalisis hubungan critical
thinking, academic integrity, dan prinsip dasar bioetika. Metode penelitian
yang digunakan adalah mixed methods dengan model sekuensial
eksplanatori, melibatkan 60 responden melalui kuesioner dan 11 responden yang
terdiri dari mahasiswa dan dosen melalui wawancara semi-terstruktur. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa tingkat kemampuan berpikir kritis, integritas
akademik, dan pemahaman etika berada pada kategori tinggi. Namun, hubungan
antara penggunaan AI dan integritas akademik tidak signifikan, sedangkan
kemampuan berpikir kritis memiliki hubungan kuat dengan integritas akademik dan
prinsip bioetika. Secara kualitatif, mahasiswa memanfaatkan AI sebagai alat
bantu berpikir dan pengembangan ide, tetapi masih ditemukan kecenderungan
ketergantungan pada hasil instan. Oleh karena itu, literasi digital, etika akademik,
dan kebijakan penggunaan AI yang jelas perlu diperkuat agar teknologi ini dapat
digunakan secara bijak dan berintegritas pada Perguruan Tinggi dan mahasiswa.
The
development of information technology has led to the emergence of Artificial
Intelligence (AI) as an invasion that has had a significant impact on various
fields, including education. AI, especially generative AI, is capable of
mimicking the human thought process in analyzing, problem solving, and
data-based decision making. The presence of this technology poses challenges
and opportunities related to critical thinking skills, academic integrity, and
ethical aspects of its use in higher education. This study aims to analyze
students' critical thinking skills in the era of AI development, analyze
students' academic integrity in the era of AI development, examine students'
access to AI based on the basic principles of bioethics in the context of
education, and analyze the relationship between critical thinking, academic
integrity, and the basic principles of bioethics. The research method used is a
mixed method with an explanatory sequential model, involving 60 respondents
through questionnaires and 11 respondents consisting of students and lecturers
through semi-structured in-depth interviews. The output of this research is
expected to provide a comprehensive picture of the influence of AI use on
critical thinking, academic integrity, and ethics, as well as to serve as a
basis for the development of sustainable education policies. The results showed
that the levels of critical thinking, academic integrity, and ethical
understanding were high. However, the relationship between AI use and academic
integrity was not significant, while critical thinking had a strong
relationship with academic integrity and bioethical principles. Qualitatively,
students use AI as a tool for thinking and developing ideas, but there is still
a tendency to rely on instant results. Therefore, digital literacy, academic
ethics, and clear AI usage policies need to be strengthened so that this
technology can be used wisely and with integrity in higher education
institutions and by students.
Kata Kunci : Artificial Intelligence, critical thinking, academic integrity, prinsip bioetika, perguruan tinggi