PROSES MANUFAKTUR SEPEDA CASTING DENGAN PENGUJIAN BEBAN STATIK
Rizky Guntur Manfa’at, Prof. Dr. Ir. Suyitno, ST. M.Sc
2012 | Skripsi | S1 TEKNIK MESINSepeda merupakan alat transportasi yang ramah lingkungan tidak mengeluarkan gas buang dan dapat mengurangi tingkat kemacetan. Mengacu jenis-jenia sepeda yang ada saat ini penulis memilih sepeda casting sebagai topik. Rangka dibuat dengan bahan dasar alumunium sehingga bobotnya ringan. Sejarah sepeda pada tahun 1790an, saat itu sepeda hanya ada 2 roda pada sebuah rangka kayu tanpa batang kemudi, kemudian disempurnakan pada tahun 1865 dengan menambahkan lingkaran besi disekeliling roda serta penambahan karet ban, namun safety belum terpecahkan. Kini sepeda hadir dengan berbagai macam jenis menurut fungsi serta bahan yang dipakai. Pembuatan sepeda casting dikhususkan dengan bahan alumunium karena memiliki bobot yang ringan dan untuk memperkuat struktur mekaniknya dapat dipadukan dengan Cu,Si,Mg,Ti,Mn,Cr,Ni. Setelah pengecoran selesai kemudian dilakukan proses machining tujuannya agar hasil coran bisa presisi sesuai yang diharapkan. Sebelum alumunium di cor, membuat pola terlebih dahulu dari kayu kemudian coran dituangkan pada cetakan pasir. Setelah di tuangkan coran tersebut didapatkan rangka dan swingarm kemudian dilakukan proses machining sampai pada hasil yang presisi sehingga dirangkai menjadi satu kesatuan yang utuh. Sepeda kemudian dilakukan pengujian beban statik dengan range beban antara 10kg-100kg. Pengujian dilakukan pada beberapa titik bagian rangka. Hasil yang didapatkan defleksi yang paling kecil dengan beban 100kg terjadi pada rangka bagian depan dan yang paling besar terjadi pada bagian bawah sadel dengan defleksi 0,82 mm. Akan tetapi dengan defleksi tersebut masih dalam tingkat yang aman.
Kata Kunci : Sejarah sepeda, Proses pengecoran, Pembebanan.