Model Komunikasi One-On-One Dalam Peningkatan Pemahaman K3 Di PT Tambang Raya Usaha Tama
Agustinus Leo Paembonan, Dr. Nuryuda Irdana, S.P., M.M., HTS, CH
2026 | Tesis | MAGISTER TERAPAN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA
Penelitian ini bertujuan mengembangkan dan menguji efektivitas model komunikasi interpersonal one-on-one dalam meningkatkan pemahaman keselamatan dan kesehatan kerja (K3) pada pekerja di PT Tambang Raya Usaha Tama. Metode penelitian menggunakan pendekatan Research and Development (R&D) yang meliputi analisis kebutuhan, pengembangan model, validasi ahli, uji coba lapangan, dan evaluasi efektivitas melalui pre-test dan post-test. Model komunikasi yang dikembangkan menekankan empat unsur utama, yaitu keterbukaan, empati, umpan balik, dan kejelasan pesan, serta dilaksanakan melalui tahapan sistematis mulai dari pembukaan interaksi hingga tindak lanjut pasca-sesi. Hasil uji lapangan dan analisis Wilcoxon menunjukkan peningkatan signifikan pada pemahaman dasar K3 pekerja, dengan rata-rata skor post-test lebih tinggi dibanding pre-test (p < 0>one-on-one sebagai strategi pembinaan K3. Implementasi model ini tidak hanya memperkuat pemahaman risiko dan prosedur aman, tetapi juga meningkatkan keterlibatan, kepercayaan, dan kepatuhan pekerja terhadap praktik keselamatan. Penelitian ini merekomendasikan penerapan rutin komunikasi one-on-one, pelatihan khusus bagi pengawas, serta pemantauan berkala efektivitas metode untuk mendukung budaya keselamatan yang berkelanjutan
This study aims to develop and evaluate the effectiveness of a one-on-one interpersonal communication model in enhancing occupational health and safety (OHS) understanding among workers at PT Tambang Raya Usaha Tama. The research employed a Research and Development (R&D) approach, including needs analysis, model development, expert validation, field trials, and effectiveness evaluation through pre-test and post-test assessments. The communication model emphasizes four key elements: openness, empathy, feedback, and message clarity, implemented through systematic stages from initial interaction to post-session follow-up. Field trial results and Wilcoxon analysis indicated a significant increase in workers’ basic OHS understanding, with post-test scores significantly higher than pre-test scores (p < 0>
Kata Kunci : one-on-one communication, interpersonal communication, occupational safety, OHS, learning effectiveness