Laporkan Masalah

Kualitas DeepSeek dalam Penerjemahan Teks Fiksi Bahasa Arab ke dalam Bahasa Indonesia

Rangga Rayhan Paristyo, Dra. Uswatun Hasanah, M.A.

2026 | Skripsi | SASTRA ARAB

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas DeepSeek dalam penerjemahan teks fiksi bahasa Arab ke dalam bahasa Indonesia. Penelitian ini menggunakan model penilaian kualitas terjemahan Nababan, Nuraeni, dan Sumardiono (2012) yang mencakup aspek keakuratan, keberterimaan, dan keterbacaan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Pengumpulan data menggunakan teknik purposive sampling. Penilaian aspek keakuratan dilakukan dengan membandingkan terjemahan DeepSeek dengan terjemahan manusia. Sementara itu, penilaian aspek keberterimaan dan keterbacaan dilakukan secara langsung terhadap hasil terjemahan DeepSeek tanpa perbandingan dengan terjemahan manusia. Penyajian hasil analisis menggunakan metode informal.

Berdasarkan hasil analisis, DeepSeek memperoleh skor rata-rata 2,70 (90%) pada aspek keakuratan, 2,77 (92,33%) pada aspek keberterimaan, dan 2,86 (95,33%) pada aspek keterbacaan. Secara keseluruhan, kualitas terjemahan DeepSeek memperoleh skor rata-rata akhir sebesar 2,75 (91,67%) dari skala 3 (tiga), yang menunjukkan bahwa DeepSeek mampu menghasilkan terjemahan yang akurat, berterima, dan mudah dipahami dalam menerjemahkan teks fiksi bahasa Arab ke dalam bahasa Indonesia. Meskipun demikian, masih ditemukan beberapa kelemahan, yaitu ketidakkonsistenan dalam penggunaan gaya bahasa, kesalahan dalam memahami konteks tertentu, serta kecenderungan menghasilkan terjemahan yang bersifat literal. Dengan demikian, DeepSeek dapat dimanfaatkan sebagai alat bantu dalam penerjemahan teks fiksi bahasa Arab ke dalam bahasa Indonesia, namun tetap memerlukan peran penerjemah manusia untuk memperoleh hasil terjemahan yang lebih optimal.

This study aims to analyze the quality of DeepSeek in translating Arabic fictional texts into Indonesian. The study uses a translation quality assessment model by Nababan, Nuraeni, and Sumardiono (2012), which includes the aspects of accuracy, acceptability, and readability. This research adopts a descriptive qualitative method, with data collected through purposive sampling. The assessment of accuracy is conducted by comparing DeepSeek’s translations with human translations. Meanwhile, the assessment of acceptability and readability is carried out directly on DeepSeek’s translation outputs without comparison with human translations. The results of the data analysis are presented using an informal method.

Based on the results of the analysis, DeepSeek obtained an average score of 2.70 (90%) for accuracy, 2.77 (92.33%) for acceptability, and 2.86 (95.33%) for readability. Overall, the final average score of DeepSeek’s translation quality is 2.75 (91.67%) on a scale of 3, indicating that DeepSeek is capable of producing accurate, acceptable, and easily understandable translations in translating Arabic fictional texts into Indonesian. Nevertheless, several weaknesses were identified, including inconsistency in the use of language style, errors in understanding certain contexts, and a tendency to produce literal translations. Thus, DeepSeek can be utilized as an assistive tool in translating Arabic fictional texts into Indonesian; however, the role of human translators remains necessary to obtain more optimal translation results

Kata Kunci : Kualitas Terjemahan, Teks Fiksi, DeepSeek, Artificial Intelligence

  1. S1-2026-497789-abstract.pdf  
  2. S1-2026-497789-bibliography.pdf  
  3. S1-2026-497789-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2026-497789-title.pdf