Laporkan Masalah

From Sound to Support: Multimodal Analysis of The Jingle Partai Amanat Nasional “PAN PAN PAN Selalu Terdepan” Based on Rhetorical Canons in Building Party Recognition During The President Election 2024

Relita Rahel Kristiyanto, Dr. Wisnu Martha Adiputra, S.I.P., M.Si

2026 | Skripsi | Ilmu Komunikasi

Penelitian ini mengkaji bagaimana komunikasi politik dan political branding dapat beroperasi melalui elemen multimodal pada jingle Partai Amanat Nasional (PAN), yaitu “PAN PAN PAN Selalu Terdepan”, dalam membangun pengenalan partai pada Pemilihan Presiden 2024. Political branding, kanon retorika, dan teori citra menjadi landasan konseptual utama yang menekankan bahwa partai membangun identitas tidak hanya melalui wacana kebijakan, tetapi juga melalui bunyi, visual, dan performa. Pertanyaan utama penelitian ini adalah: “Bagaimana elemen auditori dan visual (multimodal) dalam jingle PAN ‘PAN PAN PAN Selalu Terdepan’ membangun pengenalan partai pada Pemilihan Presiden 2024?” Untuk menjawab pertanyaan tersebut, penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang menggabungkan Multimodal Discourse Analysis (MDA) dengan kanon retorika Cicero (Invention, Arrangement, Style, Memory, Delivery) serta prinsip persuasi Cialdini. Data primer terdiri atas analisis multimodal terperinci terhadap jingle resmi dan lima akun TikTok yang merekreasi jingle tersebut, disertai wawancara daring mendalam dengan dua informan kunci, yaitu staf ahli Zulkifli Hasan dan Eko Patrio sebagai pencipta jingle. Kelima akun TikTok tersebut tidak diposisikan semata-mata sebagai kreativitas audiens yang spontan, melainkan sebagai bukti bahwa sumber daya visual, auditori, dan gestural yang direpetisi pengguna telah tertanam dalam desain awal sebagai bagian dari strategi pengenalan partai PAN. Melalui penerapan kanon retorika Cicero, penelitian ini menunjukkan bahwa jingle disusun dan direncanakan pada setiap tahapan kanon retorika. Dengan menganalisis prinsip Cialdini, khususnya liking, social proof, dan authority, penelitian ini menemukan bahwa performa berulang oleh seniman maupun pengguna biasa mengubah jingle dari lagu kampanye menjadi rutinitas persuasif yang menghadirkan kenikmatan bagi audiens.


This research examines how political communication and political branding could operate through multimodal elements on a jingle of Partai Amanat Nasional (PAN) namely “PAN PAN PAN Selalu Terdepan” in building party’s recognition during the presidential election 2024. Political branding, rhetorical canons, and image theory form the main conceptual background, emphasising how parties construct identity not only through policy discourse but also through sound, visuals, and performance. The main question of this research is “How do the auditory and visual (multimodal) elements in PAN’s jingle ‘PAN PAN PAN Selalu Terdepan’ build the party’s recognition during the 2024 presidential election?” To answer this question, the study uses a qualitative approach that combines Multimodal Discourse Analysis (MDA) with Cicero’s rhetorical canons (Invention, Arrangement, Style, Memory, Delivery) and Cialdini’s persuasion principles. Primary data consist of a detailed multimodal analysis of the official jingle and five TikTok accounts that recreated it, along with in-depth online interviews with two key informants: Zulkifli Hasan’s expert staff and Eko Patrio, the creator of the jingle. These TikTok accounts are not treated merely as spontaneous audience creativity, but as evidence that the visual, auditory, and gestural resources repeated by users were already embedded in the original design as part of PAN’s party recognition strategy. By applying Cicero’s rhetorical canons, it reveals that the jingle is being structured and planned on each stage in the Rhetorical canon. Analyzing through Cialdini’s principles of liking, social proof, and authority, the study shows that repeated performances by both artists and ordinary users turn the jingle from a campaign song into a persuasive routine of audience enjoyment.


Kata Kunci : Political Branding, Multimodal Discourse Analysis, Rhetorical Canons, TikTok, PAN, Party Recognition, Indonesian 2024 Presidential Election

  1. S1-2026-496159-abstract.pdf  
  2. S1-2026-496159-bibliography.pdf  
  3. S1-2026-496159-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2026-496159-title.pdf