Laporkan Masalah

Hubungan Skor Kontrol Diri dengan Skor Perilaku Merokok pada Mahasiswa Sarjana dan Vokasi Reguler di Universitas Gadjah Mada

Faiza Azahra Rahmalia Rozi, Purwanta, S.Kp., M.Kes.; Ade Sutrimo, S.Kep., Ns., MSN., Sp.Kep.J.

2026 | Skripsi | ILMU KEPERAWATAN

Latar Belakang : Kebiasaan merokok masih menjadi masalah kesehatan global dengan prevalensi tinggi, termasuk di Indonesia. Salah satu faktor yang dapat memengaruhi perilaku merokok adalah kontrol diri. Penelitian terkait hubungan kontrol diri dengan perilaku merokok mendapati hasil yang tidak konsisten sehingga penting untuk adanya penelitian lebih lanjut serta terbatasnya penelitian terkait perokok ganda.

Tujuan : Mengidentifikasi hubungan antara skor kontrol diri dengan skor perilaku merokok pada mahasiswa sarjana dan vokasi reguler di Universitas Gadjah Mada.

Metode : Penelitian kuantitatif jenis analitik korelasional dengan rancangan cross sectional pada mahasiswa S1 dan D4 Universitas Gadjah Mada. Data diambil dengan instrumen Brief Self Control Scale (BSCS) dan Glover-Nilsson Smoking Behavior Questionnaire (GN-SBQ) dan dianalisis dengan uji Pearson Product Moment dan Spearman Rank menggunakan SPSS.

Hasil : Sebagian besar mahasiswa merupakan pengguna rokok konvensional (37,6%) dan sebagian lainnya merupakan perokok elektrik (30,9%) dan perokok ganda (31,4%). Terdapat hubungan negatif antara kontrol diri dengan perilaku merokok secara umum (p value=0,007), konvensional (p value=0,028), dan ganda (p value=0,019). Tidak terdapat hubungan antara kontrol diri dengan perilaku merokok elektrik (p value=0,572).

Kesimpulan : Terdapat hubungan negatif antara kontrol diri dengan perilaku merokok secara umum, konvensional, dan ganda. Tidak terdapat hubungan antara kontrol diri dengan perilaku merokok elektrik.

Background : Smoking continues to be a significant global health concern with a high prevalence, particularly in Indonesia. Self-control is considered one of the factors that may influence smoking behavior. However, studies investigating the association between self-control and smoking behavior have yielded inconsistent results, indicating the need for further research. Moreover, empirical evidence regarding dual smokers is still limited.

Objective : To identify the relationship between self-control score and smoking behavior score among undergraduate and vocational students at Universitas Gadjah Mada.

Methods : This quantitative correlational study employed a cross-sectional design involving S1 and D4 students at Universitas Gadjah Mada. Data were collected using the Brief Self Control Scale (BSCS) and Glover-Nilsson Smoking Behavior Questionnaire (GN-SBQ), and analyzed with Pearson Product Moment and Spearman Rank tests using SPSS.

Results : The majority of students were conventional cigarette users (37.6%), while the rest were electronic cigarette users (30.9%) and dual users (31.4%). A negative relationship was observed between self-control and overall smoking behavior (p =0.007), conventional smoking (p = 0.028), and dual smoking (p = 0.019). No significant relationship was found between self-control and electronic cigarette use (p = 0.572).

Conclusion : Self-control is negatively associated with overall, conventional, and dual smoking behavior, but shows no significant association with electronic cigarette use.

Kata Kunci : kontrol diri, perilaku merokok, rokok elektrik, rokok ganda, rokok konvensional

  1. S1-2026-497496-abstract.pdf  
  2. S1-2026-497496-bibliography.pdf  
  3. S1-2026-497496-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2026-497496-title.pdf