Laporkan Masalah

Evaluasi Penerapan Cara Distribusi Obat yang Baik (CDOB) oleh Pedagang Besar Farmasi di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta: Studi Kasus Produk Insulin Pen

Atikah Nur Hanifah, apt. Fathul Muin, M.Pharm

2025 | Skripsi | FARMASI

Hasil Survei Kesehatan Indonesia (SKI) pada tahun 2023 menunjukkan bahwa prevalensi diabetes melitus nasional sebesar 1,7%, sedangkan di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) angkanya mencapai 2,9%. Salah satu terapi Utama untuk penderita diabetes melitus adalah penggunaan insulin. Insulin pen sebagai salah satu bentuk sediaan insulin memerlukan penanganan khusus dalam pendistribusiannya karena harus dijaga dalam sistem rantai dingin agar stabilitas dan efektivitasnya tetap terjamin. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi penerapan Cara Distribusi Obat yang Baik (CDOB) di Pedagang Besar Farmasi (PBF) Kota Yogyakarta dalam pendistribusian produk insulin pen.  

Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan rancangan penelitian deskriptif observasional untuk mengevaluasi tingkat kesesuaian proses distribusi insulin pen. Penelitian dilakukan di lima PBF Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Data primer diperoleh melalui kuesioner yang diisi secara mandiri oleh Apoteker Penanggung Jawab (APJ) PBF dilengkapi konfirmasi langsung melalui wawancara untuk pertanyaan yang memerlukan klarifikasi. Teknik pengambilan sampel yang digunakan pada penelitian ini adalah total sampling. Analisis data dilakukan dengan metode skoring untuk hasil observasi indikator penerapan CDOB serta analisis deskriptif yang disajikan dalam bentuk tabel dan narasi untuk hasil wawancara. 

Hasil evaluasi menunjukkan bahwa PBF yang menjadi lokasi penelitian telah memenuhi ?80% aspek CDOB pada proses distribusi insulin pen sehingga masuk dalam kategori kepatuhan sangat baik. Evaluasi juga tidak menemukan indikasi langsung terjadinya penurunan mutu produk berdasarkan data yang diperoleh. Wawancara dengan APJ mengonfirmasi temuan tersebut serta menggambarkan faktor pendukung dan kendala dalam penerapan CDOB, khususnya terkait pengelolaan rantai dingin.

The Indonesian Health Survey (Survei Kesehatan Indonesia) in 2023 reported that the national prevalence of diabetes mellitus was 1.7%, while in the Special Region of Yogyakarta the prevalence reached 2.9%. One of the main therapies for diabetes mellitus is insulin administration. Insulin pens, as one of the insulin dosage forms, require special handling during distribution because they must be maintained within a cold chain system to ensure stability and effectiveness. This study aims to evaluate the implementation of Good Distribution Practice (GDP) in pharmaceutical wholesalers (PBF) in Yogyakarta City in the distribution of insulin pen products. 

The research employed a qualitative approach with a descriptive observational design to assess the level of compliance in the insulin pen distribution process. The study was conducted at five Pharmaceutical Wholesalers in the Special Region of Yogyakarta. Primary data were obtained through self administered questionnaires completed by the Pharmacist in Charge (APJ), supplemented with direct confirmation through interviews for questions requiring clarification. The sampling technique used in this study was total sampling. Data were analyzed using a scoring method for the GDP implementation indicators and descriptive analysis presented in tables and narrative form for the interview results. 

The evaluation showed that the Pharmaceutical Wholesalers included in the study fulfilled ?80% of GDP aspects in the distribution of insulin pens, indicating a very good level of compliance. The evaluation did not identify any direct indication of product quality deterioration based on the available data. Interviews with the Pharmacist in Charge confirmed these findings and provided insights into supporting factors and challenges in GDP implementation, particularly in cold chain management.

Kata Kunci : Cara Distribusi Obat yang Baik, distribusi, insulin pen, Pedagang Besar Farmasi, rantai dingin

  1. S1-2025-495008-abstract.pdf  
  2. S1-2025-495008-bibliography.pdf  
  3. S1-2025-495008-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2025-495008-title.pdf