Laporkan Masalah

Analisis Risiko Keselamatan dan Kesehatan Kerja pada Pekerja Industri Gula Kelapa Menggunakan Metode Hazard and Operability Study (HAZOPS)

Dewi Erlia Candra Purnamasari, Dr. Ir. Guntarti Tatik Mulyati, M.T.; Dr. Agung Putra Pamungkas, S.T.P., M.Agr.

2026 | Skripsi | TEKNOLOGI INDUSTRI PERTANIAN

Industri Gula Kelapa Nira Sari dan Sari Murni Mandiri adalah industri menengah yang bergerak dalam produksi gula kelapa. Proses produksi yang ada di Nirasari dan Sari Murni Mandiri memiliki potensi bahaya untuk dapat terjadi kecelakaan kerja. Kecelakaan kerja yang terjadi dapat membahayakan pekerja sehingga proses produksi mengalami gangguan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui potensi bahaya yang ada, mengetahui strategi penyelesaian dari adanya kecelakaan kerja, dan memberikan rekomendasi perbaikan.

Penelitian ini menggunakan metode Hazard and Operability Study (HAZOPS). Metode HAZOPS bertujuan untuk mengidentifikasi risiko bahaya yang ada pada setiap stasiun kerja secara rapi, rinci, dan terstruktur. Bahaya dianalisis menggunakan matriks risiko dan rekomendasi diberikan menggunakan hirarki pengendalian risiko.

Hasil analisis menggunakan metode HAZOPS pada UMKM Nira Sari didapatkan potensi bahaya sebanyak 21 bahaya dengan 4 tingkat risiko bahaya. Resiko bahaya rendah sebanyak 2, risiko bahaya sedang sebanyak 10, risiko bahaya tinggi sebanyak 7, dan risiko bahaya ekstrim sebanyak 2. Sedangkan pada UMKM Sari Murni Mandiri didapatkan potensi bahaya sebanyak 21 bahaya dengan 4 tingkat risiko bahaya. Risiko bahaya rendah sebanyak 2, risiko bahaya sedang sebanyak 9, risiko bahaya tinggi sebanyak 8, dan risiko bahaya ekstrim sebanyak 2.

The Nirasari and Sari Murni Mandiri Coconut Sugar Industry is a medium-sized industry engaged in the production of coconut sugar. The production processes at Nirasari and Sari Murni Mandiri have potential hazards that could lead to workplace accidents. Workplace accidents can endanger workers, causing disruptions in the production process. The objective of this research is to identify the existing potential hazards, understand the strategies for resolving workplace accidents, and provide recommendations for improvements.

This research uses the Hazard and Operability Study (HAZOPS) method. The HAZOPS method aims to identify existing hazard risks at each workstation in an orderly, detailed, and structured manner. Hazards are analyzed using a risk matrix, and recommendations are provided using a risk control hierarchy.

The analysis result using the HAZOPS method on the Nira Sari MSME found a total of 21 potential hazards with 4 levels of risk. The were 2 low-risk hazards, 10 medium-risk hazards, 7 high-risk hazards, and 2 extreme-risk hazards. Meanwhile, on the Sari Murni Mandiri MSME, a total of 21 potential hazards were identified with 4 levels of risk. There were 2 low-risk hazards, 9 medium-risk hazards, 8 high-risk hazards, and 2 extreme-risk hazards.

Kata Kunci : Bahaya, Pengendalian Risiko, Rekomendasi

  1. S1-2026-482622-abstract.pdf  
  2. S1-2026-482622-bibliography.pdf  
  3. S1-2026-482622-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2026-482622-title.pdf