Religiositas dalam Al-Ayyam karya Taha Husain dan Zuqaq al-Midaq karya Najib Mahfuz
Arief Budiman, Prof. Dr. Sangidu, M.Hum dan Prof. Dr. Fadlil Munawwar Manshur, M.S.
2026 | Disertasi | S3 Ilmu-ilmu Humaniora
Penelitian
ini bertujuan melihat bagaimana dimensi religiositas yang terdapat dalam dua
novel Arab yaitu Al-Ayy?m dan Zuq?q al-Midaq. Isu religiositas telah menjadikan banyak penulis harus menghadapi
ancaman dan usaha pembunuhan. Akan tetapi, apakah benar para penulis itu
bermaksud menyinggung agama. Dengan memanfaatkan dimensi-dimensi religiositas
Glock (1972) penelitian ini menganalisis religiositas dalam kedua novel. Metode
penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif-kualitatif
dengan data berupa kalimat-kalimat dan informasi terkait religiositas.
Hasil
penelitian yang telah dilakukan dapat
disimpulkan bahwa religiositas dari penulis novel yaitu ??h? ?usain dan Naj?b Ma?f?? dipengaruhi
oleh faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internal berasal dari
pendidikan dan keluarga, sementara faktor eksternal didapatkan dari kondisi
Mesir yang tengah berdinamika dengan persinggungan dengan kemodernan barat.
Sementara itu, dalam kedua karya yang diteliti diketahi bahwa tidak semua
dimensi religiositas ditemukan. Penerapan dimensi religiositas yang tidak tepat
akan berpengaruh pada peran agama itu sendiri. Dimensi pengetahuan yang tidak
kritis menjadikan agama tampak tertutup, sementara dimensi keyakinan yang
fatalis telah menyebarkan agama hanya formatif dan kontra produktif pada
pembangunan. Akhirnya, dengan memaksimalkan dimensi-dimensi religiositas
(Islam) secara seimbang, agama akan menjadi faktor yang sangat berguna.
This research aims to examine the dimensions of religiosity present in two Arabic novels, *Al-Ayy?m* and *Zuq?q al-Midaq*. The issue of religiosity has forced many writers to face threats and even assassination attempts. However, is it true that these writers intended to offend religion? Utilizing Glock's (1972) dimensions of religiosity, this study analyzes the religiosity within both novels. The research method employed is descriptive-qualitative, with data consisting of sentences and information related to religiosity.
The results of this research conclude that the religiosity of the novelists, ??h? ?usain and Naj?b Ma?f??, is influenced by both internal and external factors. Internal factors stem from education and family, while external factors arise from the dynamic conditions in Egypt, marked by its encounter with Western modernity. Meanwhile, the analysis of both works reveals that not all dimensions of religiosity are found. The improper application of religiosity dimensions affects the role of religion itself. An uncritical knowledge dimension makes religion appear closed, while a fatalistic belief dimension spreads a merely formative and counterproductive understanding of religion in terms of development. Ultimately, by maximizing the dimensions of (Islamic) religiosity in a balanced manner, religion can become a highly beneficial factor.
Kata Kunci : Religiositas, Al-Ayyam, Zuqaq al-Midaq, Taha Husain, dan Najib Mahfuz