Komodifikasi Tubuh Perempuan dalam Iklan Yoghurt Bio Berbahasa Prancis: Analisis Wacana Multimodal
Calyaputri Rafa Aufinda, Dr. Merry Andriani, S.S., M.L.C.S.
2026 | Skripsi | SASTRA PERANCIS
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana tubuh perempuan dikomodifikasi dengan menganalisis penggunaan elemen visual dan verbal serta apa saja bentuk komodifikasi tubuh perempuan dalam iklan yoghurt Bio berbahasa Prancis. Analisis dilakukan dengan menggunakan teori analisis wacana multimodal dari Gunther Kress dan Theo van Leeuwen untuk membaca kombinasi antar-mode, serta teori komodifikasi tubuh oleh Firouzeh Nahavandi untuk melihat bagaimana tubuh perempuan menjadi komoditas dalam konteks media. Data penelitian berupa video klip iklan Yoghurt ini diambil dari laman resmi Institut national de l’audiovisuel. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan adanya dua bentuk komodifikasi tubuh perempuan dalam iklan yoghurt Bio, yaitu komodifikasi tubuh perempuan melalui unsur sensualitas dan komodifikasi tubuh perempuan melalui tubuh yang awet muda. Tubuh perempuan sebagai bagian penting dari strategi pemasaran produk yoghurt Bio. Kombinasi elemen visual, seperti gestur dan tindakan yang dilakukan oleh aktor dalam iklan, tatapan mata, sorotan kamera pada bagian tubuh tertentu, teknik pengambilan gambar, arah pencahayaan, warna, dan elemen verbal, seperti narasi, menunjukkan bahwa tubuh perempuan sengaja dikomodifikasi untuk menciptakan daya tarik agar audiens tertarik untuk menonton iklan tersebut yang kemudian membeli dan mengonsumsi produk yoghurt Bio. Temuan ini menegaskan bahwa tubuh perempuan digunakan sebagai instrumen pemasaran untuk menanamkan nilai-nilai kapitalistik, yaitu tubuh sensual, bahagia, muda, dan sehat adalah tubuh yang dapat dibentuk dan dipelihara melalui konsumsi produk.
The goal of this research is to determine how women’s bodies are commodified through analysing the use of visual and verbal elements in the French Bio yoghurt advertisement. The analysis was conducted using Gunther Kress and Theo van Leeuwen’s multimodal theory as well as Firouzeh Nahavandi’s theory of body commodification to examine how women’s bodies become commodities in the media context. Research data in the form of a video clip of advertisements was taken from the official website of Institut national de l’audiovisuel. This research uses qualitative descriptive methods. The results indicate two forms of commodication of women’s bodies in Bio yoghurt advertisements, consisting of commodification of women bodies through sensuality and through youthful body. Women’s bodies as an important part of the marketing strategy for Bio yoghurt products. The combination of visual elements, such as the gestures and actions performed by the actors in the advertisement, eye contact, camera focus on certain parts, shooting techniques, lighting direction, colours, and verbal elements, such as narration, shows that women’s bodies are commodified to create appeal so that the audience is interested in watching the advertisement, which then leads them to buy and consume Bio yoghurt products. This finding confirms that women’s bodies are used as capitalist values, that sensual, happy, young and healthy bodies are bodies that can be shaped and maintained through product consumption.
Kata Kunci : analisis wacana multimodal, bahasa iklan, komodifikasi tubuh, perempuan