Pengaruh Penambahan Serbuk Padina australis terhadap Mutu dan Aktivitas Antioksidan Sabun Mandi Padat
Adellya Hardinata Maimun, Prof. Dr. Amir Husni, S.Pi., M.P.
2026 | Skripsi | TEKNOLOGI HASIL PERIKANAN
Rumput laut
coklat Padina australis mengandung berbagai senyawa bioaktif yang
berpotensi sebagai antioksidan dan dapat dimanfaatkan sebagai bahan aktif alami
dalam produk perawatan kulit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui
karakteristik fisikokimia serta aktivitas antioksidan sabun mandi padat dengan
penambahan serbuk rumput laut Padina australis. Sabun mandi padat dibuat
menggunakan metode cold process dengan empat variasi konsentrasi serbuk Padina
australis, yaitu F0 (0%), F1 (2%), F2 (4%), dan F3 (6%). Parameter
fisikokimia yang dianalisis meliputi kadar air, kekerasan, warna, stabilitas
busa, derajat keasaman (pH), bahan tak larut dalam etanol, kadar asam lemak
bebas, dan alkali bebas. Uji aktivitas antioksidan dilakukan menggunakan metode
peredaman radikal bebas DPPH (2,2-diphenyl-1-picrylhydrazyl). Hasil penelitian
menunjukkan bahwa penambahan serbuk Padina australis berpengaruh nyata
(p < 0> 0,05). Perlakuan F2 (4%)
menghasilkan nilai aktivitas antioksidan tertinggi yaitu 596,158±63.480 ppm.
Sebagian besar parameter fisikokimia sabun memenuhi persyaratan mutu Standar
Nasional Indonesia (SNI 3532:2021). Penambahan serbuk Padina australis
berpotensi meningkatkan nilai fungsional sabun mandi padat sebagai produk
perawatan kulit berbasis bahan alami.
Brown seaweed Padina
australis contain various bioactive compounds with antioxidant potential
and can be utilized as a natural active ingredient in skin care products. This
study aimed to evaluate the physicochemical characteristics and antioxidant
activity of solid bath soap incorporated with Padina australis powder.
Solid bath soap was prepared using the cold process method with four
concentrations of Padina australis powder, namely F0 (0%), F1 (2%), F2
(4%), and F3 (6%). Physicochemical parameters analyzed included moisture
content, hardness, color, foam stability, pH, ethanol-insoluble matter, free
fatty acid content, and free alkali content. Antioxidant activity was
determined using the DPPH (2,2-diphenyl-1-picrylhydrazyl) radical scavenging
method. The results showed that the addition of Padina australis powder
significantly affected hardness, color, ethanol-insoluble matter, and
antioxidant activity of the solid bath soap (p < 0>
0.05). The F2 treatment (4%) exhibited the highest antioxidant activity with an
IC?? value of 596.158 ± 63.480 ppm. Most physicochemical parameters of the soap
met the quality requirements of the Indonesian National Standard (SNI 3532:2021).
The incorporation of Padina australis powder has the potential to
enhance the functional value of solid bath soap as a natural-based skin care
product.
Kata Kunci : aktivitas antioksidan, DPPH, karakteristik fisikokimia, Padina australis, sabun mandi padat / antioxidant activity, DPPH, Padina australis, physicochemical characteristics, solid bath soap