Hubungan Tingkat Depresi, Kecemasan, dan Stres Terhadap Persentase Lemak Tubuh pada Pasien Polycystic Ovary Syndrome di Yogyakarta
Bernadetta Nova Puspitasari, Tony Arjuna, S.Gz., M.Nut.Diet., AN., APD., Ph.D; dr. Pramudita Putri Dyatmika Mandegani, MPH, Sp.OG.
2026 | Skripsi | GIZI KESEHATAN
Latar
Belakang: Polycystic Ovary Syndrome (PCOS) merupakan
gangguan endokrin pada wanita usia subur yang ditandai dengan hiperandrogeisme,
pertumbuhan rambut yang berlebihan, jerawat, rambut rontok, gangguan
menstruasi, obesitas viseral, dan resistensi insulin. Sebagian besar wanita
PCOS memiliki status gizi obesitas dengan persentase lemak yang tinggi. Gejala
fisik yang timbul pada wanita dengan PCOS dapat memberikan dampak negatif
terhadap kepercayaan diri dan penampilan tubuh sehingga rawan untuk mengalami
depresi, kecemasan, dan stres.
Tujuan: Mengetahui hubungan depresi kecemasan dan stres berdasarkan Depression,
Anxiety, and Stress Scale (DASS-21) terhadap persentase lemak tubuh pada pasien
PCOS di Yogyakarta.
Metode: Penelitian ini merupakan penelitian primer dengan pendekatan analitik
observasional dan desain cross-sectional pada 88 subjek pasien PCOS di
RSUP Dr. Sardjito, Klinik IVF RSKIA Sadewa, dan Komunitas PCOS Fighter
Indonesia di wilayah Yogyakarta. Tingkat depresi, kecemasan, dan stres
didapatkan dengan kuesioner DASS-21. Data persentase lemak tubuh pasein PCOS
didapatkan menggunakan BIA Tanita 545N. Data dianalisis menggunakan uji Chi-Square.
Hasil: Sebagian besar responden memiliki tingkat depresi normal (83%) dengan
rata-rata skor 8,02 ± 8,37. Terdapat 45 responden (51,1%) yang memiliki tingkat
kecemasan tidak normal dengan rata-rata skor 10,5 ± 8,43. Selain itu, mayoritas
responden juga memiliki tingkat stres yang tergolong normal (67%) dan rata-rata
skor 14,9 ± 9,74. Sebagian besar responden memiliki persentase lemak yang
termasuk overfat (67%) dengan rata-rata 38,23 ± 7,62%. Analisis
menggunakan uji Chi-Square diketahui bahwa tidak terdapat hubungan
antara depresi, kecemasan, dan stres terhadap persentase lemak (p > 0,05).
Kesimpulan: Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat depresi,
kecemasan, dan stres dengan persentase lemak pada pasien PCOS di Yogyakarta.
Background: Polycystic Ovary Syndrome (PCOS) is an endocrine disorder in women of childbearing age
characterized by hyperandrogenism, excessive hair growth, acne, hair loss,
menstrual disorders, visceral obesity, and insulin resistance. Most women with
PCOS are obese with a high percentage of body fat. The physical symptoms that
arise in women with PCOS can have a negative impact on self-confidence and body
image, making them prone to depression, anxiety, and stress.
Objective: To determine the relationship between depression, anxiety, and stress
based on the Depression, Anxiety, and Stress Scale (DASS-21) and body fat
percentage in PCOS patients in Yogyakarta.
Methods: This study was a primary study with an observational analytical
approach and a cross-sectional design involving 88 PCOS patients at RSUP Dr.
Sardjito, RSKIA Sadewa IVF Clinic, and the Indonesian PCOS Fighter Community in
the Yogyakarta area. Depression, anxiety, and stress levels were measured using
the DASS-21 questionnaire. Body fat percentage data for PCOS patients was
obtained using the BIA Tanita 545N. Data was analyzed using Chi-Square.
Results: Most respondents had normal depression levels (83%) with an average
score 8,02 ± 8,37. There were 45 respondents (51,1%) who had abnormal anxiety
levels with an average score of 10,5 ± 8,43. Moreover, the majority of
respondents also had normal stress levels (67%) with an average score of 14,9 ±
9,74. Most respondents had overfat percentages (67%) with an average of 38,23 ±
7,62%. Analysis using the Chi-Square test showed that there was no relationship
between depression, anxiety, and stress and fat percentage (p > 0,05).
Conclusion: There was no significant relationship between levels of depression,
anxiety, and stress and fat percentage in PCOS patients in Yogyakarta.
Kata Kunci : Depresi, kecemasan, stres, persentase lemak, PCOS