Fasilitas Produksi Buah Terpadu Desa Waringinsari Dengan Pendekatan Permakultur
Raihan Lazuardi Suyono, Prof. Dr. Ing. Ir. Eugenius Pradipto
2025 | Skripsi | ARSITEKTUR
Pertanian buah dapat didefinisikan sebagai kegiatan pengolahan lahan yang menghasilkan produk tanaman berupa buah dengan tujuan utama konsumsi. Dalam mewujudkan kota agropolitan, Kota Banjar akan mengutamakan aktivitas ekonomi yang berbasis pada agrobisnis, agroindustri, agrowisata, distribusi produk dan jasa pertanian. Desa Waringinsari merupakan salah satu desa yang terletak di Kota Banjar. Perubahan iklim telah diterima secara umum sebagai proses yang nyata. Komitmen untuk pemanfaatan energi terbaharukan dan rancangan arsitektur bioklimatis tidak dapat dihindari. Aktivitas manusia memberikan tekanan kepada lingkungan di Bumi sehingga mengakibatkan kepunahan spesies flora dan fauna, penghancuran habitat, penggundulan hutan, polusi, dan sumber daya alam yang tereksploitasi. Prinsip keberlanjutan mengutamakan permasalahan lingkungan, kesetaraan, dan kualitas hidup manusia dengan mendukung pengembangan yang berkelanjutan secara ekonomi dan sosial. Salah satu jalan menuju keberlanjutan yaitu dengan perancangan permakultur.
Fruit agriculture can be defined as land cultivation activities that produce crops in the form of fruits, primarily intended for consumption. To become agropolitan, Kota Banjar will prioritize economic activities based on agro-business, agro-industry, agro-tourism, and the distribution of agricultural products and services. Desa Waringinsari is one of the villages located in Kota Banjar. Climate change has been widely acknowledged as a real and ongoing process. Commitments to the use of renewable energy and bioclimatic architectural design are unavoidable. Human activities place pressure on the Earth’s environment, resulting in the extinction of plant and animal species, habitat destruction, deforestation, pollution, and the over exploitation of natural resources. The principle of sustainability emphasizes environmental issues, equity, and human quality of life by supporting economically and socially sustainable development. Sustainability can be achieved through permaculture design.
Kata Kunci : Buah, Pertanian, Kota Banjar, Arsitektur, Bioklimatis, Permakultur, Fruit, Agriculture, Architecture, Bioclimatic, Permaculture