Perancangan Mesin Kempa Panas Bambu dengan Simulasi Penyebaran Panas dan Kekuatan Struktur Menggunakan Metode Finite Element Analysis
Yohanes Nugroho Wahyu Kurniawan, Ir. Ignatius Aris Hendaryanto, S.T., M.Eng., IPM
2026 | Tugas Akhir | D4 TEKNOLOGI REKAYASA MESIN
Bambu
laminasi sebagai alternatif bahan utama pengganti kayu konvensional semakin
menarik perhatian industri konstruksi dan furnitur akhir-akhir ini, namun dalam proses produksinya
masih terkendala oleh waktu pengeringan perekat antar strip bambu yang relatif
lama. Penelitian
ini bertujuan untuk merancang dan menganalisis mesin kempa panas bambu
dengan menerapkan metode Finite Element Analysis (FEA) yang diharapkan dapat mempercepat pengeringan
perekat selama proses produksi bambu laminasi. Analisis
dilakukan melalui dua pendekatan, yaitu simulasi FEA static
untuk mengevaluasi kekuatan struktur rangka mesin dan FEA thermal
transient untuk mempelajari distribusi suhu panas agar mencapai waktu pengeringan yang ditargetkan. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa rancangan mesin kempa panas bambu mampu melakukan
proses pengepaan dan pengeringan perekat bambu laminasi secara simultan dalam satu
siklus produksi. Berdasarkan hasil analisis struktur rangka, diperoleh
tegangan Von Mises maksimum sebesar 140,5 MPa, dispacement dapat diabaikan
karena hasil visualisasi merupakan hasil pembesaran software agar perubahan posisi model dapat terlihat secara jelas
atau dapat dituliskan ? 0 mm, dan nilai safety
factor minimum sebesar 1,8. Sementara itu, analisis termal menunjukkan
bahwa daya minimum komponen pemanas untuk mencapai suhu pengeringan 200 °C
dalam 5 menit adalah 3500 Watt. Dengan demikian, desain struktur utama dan komponen pemanas dinyatakan
layak dan efisien untuk digunakan dalam proses produksi bambu laminasi.
Laminated bamboo has gained
increasing attention as a sustainable alternative to conventional wood in the
construction and furniture industries. However, its production process remains
limited by the relatively long adhesive-drying time between bamboo strips. This
study aims to design and analyze a bamboo hot-press machine using the Finite
Element Analysis (FEA) method to accelerate adhesive curing during the
manufacturing of laminated bamboo. Two analytical approaches were employed,
static FEA to evaluate the structural strength of the machine frame, and
thermal transient FEA to examine the heat distribution required to achieve the
targeted drying time. The results demonstrate that the proposed bamboo
hot-press machine is capable of performing pressing and adhesive curing
simultaneously within a single production cycle. Structural analysis revealed a
maximum von Mises stress of 140,5 MPa, displacement
can be neglected, as the deformation shown in the visualization is a magnified
representation generated by the software to highlight positional changes, and
may be considered approximately equal to zero (? 0 mm), and
a minimum safety factor of 1,8. Meanwhile, thermal analysis indicated that the
minimum heating power required to reach a drying temperature of 200 °C within 5
minutes is 3500 W. Overall, the structural design and heating components are
considered feasible and efficient for laminated bamboo production.
Kata Kunci : Perancangan, Bambu Laminasi, Kempa Panas, FEA