Laporkan Masalah

Pengaruh Budaya Organisasional Hijau terhadap Komitmen Afektif dengan Kepuasan Kerja sebagai Variabel Pemediasi: Studi pada PT Fumira Unit Semarang

Averina Widya Zahrani, Sari Sitalaksmi, M.Mgt., Ph.D.

2025 | Skripsi | MANAJEMEN

Peningkatan perhatian terhadap isu lingkungan menuntut perusahaan untuk tidak hanya berfokus pada efisiensi ekonomi, tetapi juga mengintegrasikan tanggung jawab sosial dan ekologis. Dalam konteks tersebut, budaya organisasional hijau menjadi faktor strategis yang mampu mendorong perilaku kerja berkelanjutan serta memperkuat keterikatan karyawan terhadap organisasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh budaya organisasional hijau terhadap komitmen afektif dengan kepuasan kerja sebagai variabel pemediasi.

Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 53 karyawan tetap di PT Fumira Unit Semarang. Analisis data dilakukan dengan metode Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) menggunakan perangkat lunak SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya organisasional hijau berpengaruh positif dan signifikan terhadap komitmen afektif. Selain itu, kepuasan kerja terbukti memediasi secara parsial hubungan antara budaya organisasional hijau dan komitmen afektif.

The growing concern for environmental issues has encouraged organizations to focus not only on economic efficiency but also on social and ecological responsibility. In this context, green organizational culture serves as a strategic factor that fosters sustainable work behavior and strengthens employees’ emotional attachment to their organization. This study aims to analyze the influence of green organizational culture on affective commitment, with job satisfaction serving as a mediating variable.

This quantitative research employed a survey method involving 53 permanent employees of PT Fumira Unit Semarang. Data were analyzed using the Partial Least Squares Structural Equation Modeling method through SmartPLS. The findings indicate that green organizational culture has a positive and significant effect on affective commitment. Moreover, job satisfaction partially mediates the relationship between green organizational culture and affective commitment.

Kata Kunci : budaya organisasional hijau, kepuasan kerja, komitmen afektif, keberlanjutan

  1. S1-2025-481045-abstract.pdf  
  2. S1-2025-481045-bibliography.pdf  
  3. S1-2025-481045-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2025-481045-title.pdf