Representasi Tubuh Perempuan di Media dalam Kajian Postfeminisme Rosalind Gill
Dalila rahman, Dr. Septiana Dwiputri Maharani, S.S., M.Hum.; Dr. Hastanti Widy Nugroho, S.S., M.Hum.
2025 | Skripsi | ILMU FILSAFAT
Penelitian ini membahas mengenai representasi
tubuh perempuan ditampilkan dalam media. Dalam kajiannya, penelitian ini
menggunakan kerangka teori dari pemikiran postfeminisme Rosalind Gill tentang
Gender dan Media. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk menguraikan
permasalahan yang ada pada representasi tubuh perempuan di media serta
menjelaskan implikasi positif dan negatif.
Penelitian
ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif yang menggunakan model studi
pustaka dan metode fenomenologi. Proses penelitian terdiri dari beberapa tahap,
yaitu identifikasi dan perencanaan, pengumpulan data, klasifikasi data,
pengolahan data, serta penyajian hasil. Data yang diperoleh kemudian dianalisis
dengan menggunakan pendekatan metodis yang mencakup deskripsi, interpretasi,
holistika, dan refleksi kritis.
Hasil
penelitian menunjukkan bahwa, pertama, representasi tubuh perempuan di media
pasca-feminis, termasuk kampanye Du Anyam, Pond’s “Expressive Women,” “Wajahmu
Kekuatanmu,” femvertising Pantene, American Eagle, dan video musik Fifth
Harmony, membingkai feminitas sebagai proyek personal yang dikelola melalui
mekanisme self-surveillance dan disiplin diri. Kedua, berdasarkan
kerangka Rosalind Gill mengenai peubahan menjadi subjek, meskipun media
menampilkan narasi pemberdayaan, kebebasan, dan inklusivitas, representasi
tersebut tetap dibatasi oleh standar kecantikan, norma sosial, dan logika
kapitalisme, sehingga kebebasan perempuan bersifat simbolik dan performatif.
Representasi ini memiliki implikasi ganda: meningkatkan kepercayaan diri,
solidaritas, dan partisipasi sosial perempuan, tetapi sekaligus memperkuat
objektifikasi, stereotip gender, dan kontrol sosial terhadap tubuh.
The research examines the representation of
women’s bodies in the media. In its analysis, it employs the theoretical
framework of Rosalind Gill’s postfeminist perspective on Gender and Media. The
main objective is to identify issues in the representation of women’s bodies in
the media and to explain its positive and negative implications
This
study is a qualitative descriptive research employing a literature review model
and a phenomenological method. The research process consists of several stages,
namely identification and planning, data collection, data classification, data
processing, and presentation of results. The collected data are then analyzed
using a methodological approach that includes description, interpretation,
holistic analysis, and critical reflection.
The study found that the representation of women’s bodies in postfeminist media, including the Du Anyam campaign, Pond’s “Expressive Women,” “Wajahmu Kekuatanmu,” Pantene femvertising, American Eagle, and Fifth Harmony music videos, frames femininity as a personal project managed through mechanisms of self-surveillance and self-discipline. Based on Rosalind Gill’s framework on the shift toward the sexualized subject, although media portray narratives of empowerment, freedom, and inclusivity, these representations remain constrained by beauty standards, social norms, and capitalist logic, rendering women’s freedom symbolic and performative. Such representations have a dual impact: can enhance women’s self-confidence, solidarity, and social participation, while simultaneously reinforcing objectification, gender stereotypes, and social control over the body.
Kata Kunci : representasi tubuh, postfeminisme, media, gender dan media