Strategi Marketing Politik Pasangan Agus-Nadia (ADADIA) dalam Meraih Kemenangan pada Pilkada Kabupaten Temanggung 2024
Muhammad Firman Al-Khawarismi, Dr. Ratnawati, S.U.
2026 | Skripsi | ILMU PEMERINTAHAN
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi marketing politik
yang dijalankan oleh pasangan Agus Setyawan dan Nadia Muna dalam memenangkan
Pilkada Kabupaten Temanggung tahun 2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan
kualitatif dengan metode deskriptif-analitis. Objek formal penelitian ini
adalah teori marketing politik yang dikembangkan oleh Adman Nursal, sedangkan
objek materialnya ialah strategi kampanye pasangan Agus–Nadia dalam kontestasi
politik lokal tersebut. Lingkup kajian penelitian mencakup formulasi strategi
(Segmenting, Targeting, dan Positioning) serta implementasinya melalui bauran
strategi push, pull, dan pass marketing. Secara lebih spesifik, strategi ini
dikontekstualisasikan dengan karakteristik pemilih Temanggung yang plural, religius,
dan didominasi kalangan muda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pasangan
Agus–Nadia merumuskan STP secara adaptif dan menjalankan bauran marketing
politik dengan penekanan pada strategi pull marketing, terutama melalui
optimalisasi media digital sebagai saluran komunikasi. Penyusunan strategi yang
cermat, pendekatan kampanye yang partisipatif, dan konsistensi narasi politik
menjadi kekuatan utama pasangan ini. Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan
bahwa formulasi strategi marketing politik yang tepat, didukung pelaksanaan
yang relevan dengan konteks lokal, telah membawa pasangan Agus–Nadia meraih
kemenangan dalam Pilkada Temanggung 2024.
This study aims to analyze the
political marketing strategies employed by Agus Setyawan and Nadia Muna in
securing victory in the 2024 Temanggung Regency Election. The research adopts a
qualitative approach using descriptive analytical methods. The formal object of
this study is Adman Nursal’s political marketing theory, while the material
object focuses on the political marketing strategies implemented by the
Agus–Nadia campaign during the 2024 local election. The scope of the study
covers the formulation of strategy through Segmenting, Targeting, and
Positioning (STP), as well as its implementation through push, pull, and pass
marketing approaches. The research is contextualized within the socio-political
landscape of Temanggung, which is characterized by a plural, religiously
oriented society with a significant proportion of young voters. The findings
indicate that the Agus–Nadia campaign formulated an adaptive STP strategy that
was closely aligned with local voter characteristics. In practice, the campaign
emphasized pull marketing strategies, particularly through the intensive use of
digital media as a primary platform for communication, branding, and voter
engagement. This media-centered approach was supported by participatory
campaign practices and consistent narrative framing. The study concludes that a
well-formulated political marketing strategy, combined with careful and
context-sensitive campaign execution, played a decisive role in leading
Agus–Nadia to victory in the 2024 Temanggung Regency Election.
Kata Kunci : ADADIA, marketing politik, media sosial, Pilkada Temanggung