Laporkan Masalah

Status Ontologis Objek Digital Dalam Pandangan Kritis Yuk Hui

Rizqi Vazrin, M. Rodinal Khair Khasri, S.Fil., M.Phil.; Drs. Imam Wahyudi, M.Hum

2025 | Skripsi | ILMU FILSAFAT

Objek digital adalah objek yang direpresentasikan dalam bentuk informasi yang dikodifikasi dalam nilai diskrit not atau satu. Objek tersebut hadir dalam berbagai macam bentuk, mulai dari data informasi bit sampai tautan yang ditemukan di internet. Namun, eksistensi objek digital masih perlu diinvestigasi lebih lanjut. Dalam penelitian ini, penulis hendak menginvestigasi objek digital dalam pendekatan materialisme relasional Yuk Hui. Penelitian ini menunjukkan bahwa objek digital tidak memiliki keberadaan yang otonom, melainkan hadir melalui relasi dari jaringan, data, algoritma, dan konteks yang membentuknya. Objek material penelitian ini adalah status ontologi objek digital, sedangkan objek formalnya adalah penyelidikan Yuk Hui atas objek digital. Penelitian ini berjalan dengan empat tahap, yaitu 1) inventarisasi, 2) klasifikasi, 3) analisis, dan 4) penyusunan hasil berdasarkan data yang telah dianalisis. Penelitian menghasilkan tiga kesimpulan utama, yaitu: 1) Yuk Hui menolak pandangan reduksionis digital dengan mengembangkan penyelidikan terhadap objek digital melalui materialisme relasional, yaitu bentuk materialisme yang menolak substansi; dan 2) karenanya, status ontologis objek digital adalah relasional, yaitu mewujud dalam relasi diskursif dan eksistensial; sehingga 3) jika ditarik secara keseluruhan, komitmen ontologis yang ingin dibangun oleh Yuk Hui adalah onto-pluralis, yaitu pandangan ontologis yang didasarkan akan kemajemukan pandangan-pandangan atau pendekatan ontologis lainnya.

Digital objects tend to be reduced to mere bits of information within digital ontology, where they are understood only as data representations that can be encoded by machines. However, the existence of digital objects still needs to be investigated further. In this study, the author investigates digital objects using Yuk Hui's relational materialism approach. This study shows that digital objects do not have an autonomous existence but exist through the relationships between the networks, data, algorithms, and contexts that shape them. The material object of this research is the ontological status of digital objects, while its formal object is Yuk Hui’s investigation of digital objects. The study proceeds in four stages: (1) inventory, (2) classification, (3) analysis, and (4) synthesis of results based on the analyzed data. This research yields three main conclusions: (1) Yuk Hui rejects the reductionist view of the digital by developing an inquiry into digital objects through relational materialism, a form of materialism that denies the notion of substance; (2) consequently, the ontological status of digital objects is relational, manifesting through discursive and existential relations; and (3) taken as a whole, the ontological commitment that Yuk Hui seeks to construct is onto-pluralism, an ontological perspective grounded in the plurality of ontological approaches and viewpoints

Kata Kunci : Relasi, ontogenesis, ontologies, materialisme relasi, objek digital

  1. S1-2025-476703-abstract.pdf  
  2. S1-2025-476703-bibliography.pdf  
  3. S1-2025-476703-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2025-476703-title.pdf