Laporkan Masalah

Peran Intoleransi Ketidakpastian terhadap Kecemasan pada Individu Beranjak Dewasa dengan Neurotisisme sebagai Moderator

Fathia Alifa Khansa, Sutarimah Ampuni, S.Psi., M.Si., M.Psych., Ph.D., Psikolog

2025 | Tesis | S2 Magister Profesi Psikologi

Individu beranjak dewasa merupakan kelompok usia yang sedang berada di masa transisi dari masa remaja ke dewasa. Masa transisi yang kompleks membuat individu beranjak dewasa rentan mengalami masalah mental, seperti kecemasan. Intoleransi ketidakpastian diketahui berperan dalam munculnya kecemasan, namun penelitian yang ada menunjukkan besar peranan yang beragam antara kedua variabel. Penelitian ini bertujuan untuk menguji peran intoleransi ketidakpastian terhadap kecemasan pada individu beranjak dewasa dengan neurotisisme sebagai moderator. Partisipan penelitian merupakan 435 orang berusia 18-29 tahun yang sedang menghadapi situasi yang membuat cemas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif non-eksperimental dengan skala Intolerance of Uncertainty Short version 12 item (IUS-12), subskala neurotisisme dari Big Five Inventory (BFI), dan Depression Anxiety Stress Scale-42 (DASS-42). Analisis dilakukan menggunakan regresi dengan moderator melalui software Jamovi 2.7.6. Hasil penelitian menunjukkan bahwa intoleransi ketidakpastian berperan secara positif terhadap kecemasan dan neurotisisme terbukti mampu memoderasi peran tersebut. Artinya, neurotisisme mampu memengaruhi dampak intoleransi ketidakpastian terhadap kecemasan pada individu beranjak dewasa. Temuan ini memberikan gambaran terkait permasalahan individu beranjak dewasa yang khas berhubungan dengan ketidakpastian. 

Emerging adults are an age group undergoing the transition from adolescence to adulthood. This complex transition makes emerging adults vulnerable to mental health problems, such as anxiety. While intolerance of uncertainty is known to contribute to anxiety, existing research suggests varying degrees of influence between the two variables. This study aimed to examine the role of intolerance of uncertainty on anxiety in emerging adults, with neuroticism as a moderator. Participants were 435 individuals aged 18–29 who were facing anxiety-inducing situations. This study used a non-experimental quantitative approach using the 12-item Intolerance of Uncertainty Short Version (IUS-12) scale, the neuroticism subscale of the Big Five Inventory (BFI), and the Depression Anxiety Stress Scale-42 (DASS-42). Analysis was conducted using regression with moderators using Jamovi 2.7.6 software. The results showed that intolerance of uncertainty positively influences anxiety, and neuroticism was shown to moderate this role. This means that neuroticism can influence the impact of intolerance of uncertainty on anxiety in emerging adults. This finding provides an overview of the typical problems faced by emerging adulthood, which are often related to uncertainty.

Kata Kunci : intoleransi ketidakpastian, kecemasan, neurotisisme, individu beranjak dewasa, intolerance of uncertainty, anxiety, neuroticism, emerging adult

  1. S2-2025-499541-abstract.pdf  
  2. S2-2025-499541-bibliography.pdf  
  3. S2-2025-499541-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2025-499541-title.pdf