Laporkan Masalah

Perkembangan daerah tujuan wisata dan faktor pendukungnya dikabupaten Gunungkidul

Kristiyanto Heri Prasetyo, Drs. Sujali, M.S.; Drs. R. Rijanta, M.Sc.

2002 | Skripsi | S1 PEMBANGUNAN WILAYAH

Kabupaten Gunungkidul merupakan salahsatu kabupaten di Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, yang memiliki wilayah paling luas dibandingkan kabupaten lainnya. Sumberdaya alam di Kabupaten Gunungkidul sangat variatif dan potensial untuk dikembangkan menjadi obyek daya tarik wisata alam, baik pantai, hutan, goa, maupun situs bersejarah. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perkembangan daerah tujuan wisata, dan hubungannya dengan ketersediaan faktor pendukungnya. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis data sekunder, dengan perhitungan dan tabulasi silang data pendukung penelitian. Perkembangan daerah tujuan wisata di Kabupaten Gunungkidul dan hubungannya dengan ketersediaan faktor pendukungnya, dapat ditampilkan dan dianalisis dengan sistem pengkelasan daerah tujuan wisata. Daerah tujuan wisata di Kabupaten Gunungkidul sebagian besar memiliki kinerja obyek wisata rendah. Daerah tujuan wisata yang memiliki kinerja obyek wisata rendah itu, sebagian besar tidak didukung oleh ketersediaan faktor pendukung obyek wisata yang tinggi, terutama faktor program pemerintah. Sebagian daerah tujuan wisata, ada yang memiliki ketersediaan faktor pendukung tinggi, baik ketersediaan transportasi, fasilitas pelayanan, maupun potensi perjalanan, namun tetap memiliki kinerja obyek wisata rendah. Daerah tujuan wisata yang memiliki kinerja obyek wisata tinggi, sebagian besar didukung oleh faktor program pemerintah dan hampir semuanya terletak di daerah tujuan wisata kluster selatan. Jadi dapat diketahui bahwa tidak terdapat hubungan yang jelas antara tingkat kinerja obyek wisata suatu daerah tujuan wisata dengan ketersediaan faktor pendukung, yang berupa transportasi, fasilitas pelayanan dan potensi perjalanan. Faktor program kebijaksanaan pemerintah merupakan faktor penting dalam mempengaruhi kinerja obyek wisata. Pembangunan jaringan obyek wisata unggulan secara terpadu mungkin akan dapat meningkatkan perkembangan daerah tujuan wisata. Perkembangan yang tinggi daerah tujuan wisata di Kabupaten Gunungkidul baru terjadi di kluster selatan. Sebagian besar wisatawan lokal dan luar daerah mengunjungi obyek wisata pantai. Kondisi belum terpadunya pengembangan obyek wisata, minimnya faktor pendukung daerah tujuan wisata serta perbedaan kondisi faktor spasial dan non spasial yang dimiliki tiap daerah, menyebabkan sektor pariwisata di Kabupaten Gunungkidul kurang berkembang secara merata.

ABSTRACT Gunungkidul Regency is one of the regencies in Yogyakarta Province, which has the largest area compared to the other regencies in the Province of Yogyakarta. The natural resources in Gunungkidul have varied and very potential to be developed to become tourism objects such as: beaches, forestry, caves, and historical sites. The objective of the research is to find out the development of tourism sites and the relationship between the supporting facilities. Analyse method is secondary analysis data with calculation and cross tabulation supporting research data. The development of tourism object in Gunungkidul and the relationship between the suporting facilities is shown and can be analysed with the classification system of tourism object. Most of the tourism object in Gunungkidul have low performance. The low performance of tourism object is caused by the shortage of facilities especially by the government program on tourism. Some tourism objects have enough supporting facilities such as: available transportation, service facilities, but still they do not have satisfactory performance in tourism. The regions that have good supporting facilities, most of them are supported by government program and many of them are located in southern zone. The researcher found, that there is no distinct relationship between the available supporting facilities suc as: transportastion, service facilities, and the performance of the tourism object. The integrated development of tourism objects might be able to increase the development of tourism visits. The advanced development of tourism object in Gunungkidul has taken place in southern zone. Most of local and non-local tourists visit beaches. The condition is not very condusive, the tourism objects have not been integrated the lack of supporting facilities and also the spatial and non-spatial factors existing in every region have caused the tourism sector in Gunungkidul has not been properly developed.

Kata Kunci : Perkembangan daerah,Tujuan wisata,Gunungkidul,DIY

  1. S1-2002-115654-Abstract.pdf  
  2. S1-2002-115654-Bibliography.pdf  
  3. S1-2002-115654-TableofContent.pdf  
  4. S1-2002-115654-Title.pdf