Proses Transformasi Efikasi Diri Kesehatan Mental pada Kader Remaja Kesehatan Jiwa (KAREJA) melalui Pendekatan Youth Participatory Action Research
Aufa Damayanti, Prof. Dr. Tina Afiatin, M. Si., Psikolog
2026 | Tesis | S2 Magister Profesi Psikologi
Kader Remaja Kesehatan Jiwa (KAREJA) merupakan ujung tombak promosi kesehatan mental di komunitas, namun dalam praktiknya masih menghadapi tantangan terkait keyakinan diri dalam mengelola kesehatan mental pribadi. Penelitian ini bertujuan untuk memahami proses transformasi efikasi diri kesehatan mental pada Kader Remaja Kesehatan Jiwa (KAREJA) melalui pendekatan Youth Participatory Action Research (YPAR). Penelitian dilakukan di Puskesmas Gondomanan, Yogyakarta, dengan melibatkan sepuluh anggota KAREJA sebagai co-researcher yang terlibat aktif dalam seluruh tahapan penelitian, mulai dari identifikasi masalah, perancangan dan pelaksanaan aksi, hingga refleksi. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, diskusi kelompok, dan dokumentasi, serta dianalisis menggunakan Reflexive Thematic Analysis (RTA). Temuan menunjukkan tema ‘gejolak dalam diri’ dan ‘hambatan dari lingkungan’ pada tahap identifikasi masalah; tema ‘perancangan aksi’ dan ‘pelakasanan aksi’ dari tahap rancangan dan pelaksanaan aksi; serta tema ‘KAREJA itu rumah’ dan ‘kesadaran kritis tentang keberlanjutan dukungan’ pada tahap refleksi dan evaluasi. Secara keseluruhan, penelitian ini menunjukkan bahwa pendekatan YPAR menyediakan ruang partisipatif yang reflektif dan transformatif, di mana kader remaja dapat memaknai pengalaman, peran, dan proses transformasi keyakinan dirinya dalam mengelola kesehatan mental. Melalui proses kolaboratif yang kontekstual dan sesuai dengan kebutuhan remaja, YPAR mendukung terjadinya transformasi efikasi diri kesehatan mental kader remaja dalam konteks komunitas.
Youth Mental Health Cadres (Kader Remaja Kesehatan Jiwa/KAREJA) play a key role in promoting mental health within the community; however, in practice, they continue to face challenges related to self-efficacy in managing their own mental health. This study aims to understand the process of transformation of mental health self-efficacy among Youth Mental Health Cadres (KAREJA) through a Youth Participatory Action Research (YPAR) approach. The study was conducted at Gondomanan Primary Health Center (Puskesmas Gondomanan), Yogyakarta, involving ten KAREJA members as co-researchers who actively participated in all stages of the research process, including problem identification, action planning and implementation, as well as reflection and evaluation. Data were collected through interviews, observations, group discussions, and documentation, and analyzed using Reflexive Thematic Analysis (RTA). The findings revealed the themes of “inner turmoil” and “environmental barriers” during the problem identification stage; the themes of “action planning” and “action implementation” during the action phase; and the themes of “KAREJA as a home” and “critical awareness of the sustainability of support” during the reflection and evaluation stage. Overall, the study demonstrates that the YPAR approach provides a reflective and transformative participatory space in which youth cadres are able to make meaning of their experiences, roles, and self-efficacy in managing mental health. Through a collaborative and contextually responsive process, YPAR supports the transformation of mental health self-efficacy among youth cadres within a community setting.
Kata Kunci : efikasi diri kesehatan mental, kader remaja kesehatan jiwa, Youth Participatory Action Research, proses transformasi