Laporkan Masalah

Studi Kualitatif Penerapan Multi Source Feedback (MSF) pada Pendidikan Dokter Spesialis Paru di Negara dengan Budaya Kolektivis

Achcia Thema Maliny, dr. Yoyo Suhoyo, MMedEd., Ph.D.; Prof. dr. Mora Claramita, MHPE., Ph.D, Sp. KKLP(SubCOPC)

2025 | Tesis | S2 Ilmu Pendidikan Kedokteran

 

Latar Belakang: Multi Source Feedback (MSF) merupakan metode penilaian formatif yang mengandalkan umpan balik dari berbagai sumber, seperti dosen klinik, sejawat, dan perawat. Penerapannya di negara dengan budaya kolektivis menghadirkan dinamika unik yang belum banyak dikaji, khususnya dalam pendidikan dokter spesialis paru.  Penelitian ini bertujuan untuk menggali manfaat, jenis umpan balik yang paling berpengaruh, serta tantangan penerapan MSF dalam konteks budaya kolektivis di program pendidikan dokter spesialis paru. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode wawancara mendalam terhadap residen, dosen klinik, dan perawat yang terlibat dalam proses pendidikan klinik. Analisis data dilakukan dengan metode tematik untuk mengidentifikasi pola-pola makna dalam narasi para partisipan. Hasil: MSF terbukti memberikan manfaat pembelajaran yang berbeda dari setiap sumber penilai. Dosen klinik menekankan kompetensi klinis, sejawat memberikan gambaran kerja tim, dan perawat menyoroti aspek empati dan komunikasi. Umpan balik yang paling berpengaruh adalah yang disampaikan secara langsung, spesifik, dan dalam suasana aman secara psikologis. Tantangan utama mencakup rasa sungkan memberikan kritik, relasi hierarkis yang kuat, serta kekhawatiran akan konflik interpersonal. Kesimpulan: MSF berpotensi besar meningkatkan kompetensi profesional residen jika disesuaikan dengan nilai budaya lokal dan dilaksanakan dalam suasana yang mendukung keterbukaan dan refleksi.

 

Background: Multi Source Feedback (MSF) is a formative assessment method involving feedback from multiple sources, including clinical supervisors, peers, and nurses. Its application in collectivist cultures presents unique challenges, particularly in pulmonary specialist training. This study aims to explore the benefits, the most impactful types of feedback, and the challenges of implementing MSF within a collectivist cultural context. Methods: A qualitative approach was used through in-depth interviews with residents, clinical lecturers, and nurses involved in the clinical education process. Thematic analysis was applied to identify recurring patterns in participants’ narratives. Results: MSF offers various learning benefits depending on the assessor. Clinical lecturers focus on clinical competence, peers on teamwork, and nurses on empathy and communication. The most impactful feedback is direct, specific, and delivered in a psychologically safe environment. Major challenges include reluctance to express criticism, strong hierarchical relationships, and fear of interpersonal conflict. Conclusion: When adapted to local cultural values and implemented in a supportive environment, MSF can significantly enhance residents’ professional development and reflective learning.

Kata Kunci : Multi Source Feedback, specialist medical education, collectivist culture, feedback, clinical learning

  1. S2-2025-495656-abstract.pdf  
  2. S2-2025-495656-bibliography.pdf  
  3. S2-2025-495656-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2025-495656-title.pdf