Pengaruh ESG Terhadap Kinerja Keuangan: Studi Komparatif Pada Sektor Emisi Tinggi dan Non-Emisi Tinggi di Indonesia
IKHWAN CATUR RAHMAWAN, Ertambang Nahartyo, Dr., M.Sc., CMA., Ak., CA.,
2025 | Tesis | S2 Manajemen
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Environmental, Social, and Governance (ESG) terhadap kinerja keuangan perusahaan yang diproksikan dengan Return on Assets (ROA), serta menilai apakah sektor beremisi tinggi dan pandemi COVID-19 memoderasi hubungan tersebut. Sampel penelitian terdiri dari 47 perusahaan publik Indonesia yang memiliki skor ESG lengkap pada periode 2020 hingga 2024, sehingga menghasilkan 235 observasi. Analisis dilakukan menggunakan regresi linier berganda dengan pendekatan pooled OLS dan melibatkan variabel kontrol berupa ukuran perusahaan, leverage, serta dummy pandemi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ESG berpengaruh positif signifikan terhadap ROA setelah variabel kontrol dimasukkan. Ukuran perusahaan dan leverage terbukti berpengaruh negatif signifikan, yang mengindikasikan bahwa faktor internal perusahaan memiliki pengaruh yang kuat terhadap profitabilitas. Variabel moderasi sektor beremisi tinggi dan COVID-19 tidak menunjukkan pengaruh signifikan sehingga tidak mengubah hubungan utama antara ESG dan ROA. Temuan ini memberikan implikasi teoretis bahwa ESG merupakan kapabilitas strategis yang konsisten memperbaiki kinerja perusahaan, sekaligus memperkuat prinsip Stakeholder Theory, Resource-Based View, dan Signaling Theory. Secara praktis, penelitian ini menegaskan pentingnya integrasi ESG dalam strategi korporasi serta perlunya peningkatan kualitas pengungkapan keberlanjutan sebagai sinyal kredibilitas bagi investor.
This study aims to examine the effect of Environmental, Social, and Governance (ESG) performance on corporate financial performance, measured by Return on Assets (ROA), and to assess whether high-emission sectors and the COVID-19 pandemic moderate this relationship. The sample consists of 47 publicly listed Indonesian companies with complete ESG scores for the period 2020 to 2024, yielding a total of 235 observations. The analysis employs multiple linear regression using a pooled OLS approach, incorporating firm size, leverage, and a COVID-19 dummy variable as controls. The results indicate that ESG has a significant positive effect on ROA after accounting for control variables. Firm size and leverage exhibit significant negative effects, suggesting that internal structural factors remain strong determinants of profitability. The moderating variables, high-emission sector and COVID-19, do not significantly influence the ESG-ROA relationship. These findings provide theoretical implications by demonstrating that ESG functions as a strategic capability that consistently enhances firm performance, reinforcing the foundations of Stakeholder Theory, the Resource-Based View, and Signaling Theory. Practically, the results emphasize the importance of integrating ESG into corporate strategy and improving sustainability disclosure as a credible signal for investors.
Kata Kunci : ESG, kinerja keuangan, ROA, sektor beremisi tinggi, keberlanjutan perusahaan