Laporkan Masalah

Pengaruh Corporate Social Responsibility (CSR) pada manajemen laba: peran pemoderasi inovasi hijau di kawasan Regional Comprehensive Economic Partnership (RCEP)

Mirza Khayhan Asyitiyani, Choirunnisa Arifa, S.E., M.Sc., Ph.D., Ak., CA.

2025 | Tesis | S2 Ilmu Akuntansi

Studi ini mengkaji Corporate Social Responsibility (CSR) yang bersifat kualitatif sebagai alat untuk menyembunyikan praktik oportunistik perusahaan melalui tindakan manajemen laba. Dengan mempertimbangkan peran inovasi hijau sebagai variabel moderasi, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana komitmen perusahaan terhadap inovasi ramah lingkungan memengaruhi hubungan antara pengungkapan CSR dan manajemen laba. Penelitian ini menggunakan data perusahaan nonkeuangan di sepuluh negara anggota Regional Comprehensive Economic Partnership (RCEP) selama periode 2016–2023 dan dianalisis menggunakan regresi data panel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengungkapan CSR berpengaruh positif terhadap praktik manajemen laba, yang mengindikasikan adanya penggunaan CSR secara simbolik sebagai strategi defensif dari penggunaan praktik tersebut. Meskipun demikian, inovasi hijau terbukti memoderasi secara negatif hubungan tersebut, sehingga mampu melemahkan kecenderungan perilaku oportunistik manajerial. Temuan ini menegaskan bahwa meskipun CSR sering diasosiasikan dengan citra etis perusahaan, pengungkapan CSR tanpa didukung kualitas dan implementasi yang substansial berpotensi digunakan sebagai alat strategis untuk menyamarkan praktik oportunistik. Sebaliknya, keberadaan inovasi hijau meningkatkan kredibilitas dan kualitas pengungkapan CSR, karena perusahaan tidak hanya menyampaikan informasi, tetapi juga merealisasikan komitmen keberlanjutan dalam aktivitas operasionalnya. Penelitian ini memberikan kontribusi praktis bagi investor dalam menilai kualitas pengungkapan keberlanjutan perusahaan, dan pada regulator untuk menekankan pentingnya pengawasan pada kualitas laporan CSR melalui audit dan jaminan.

This study examines Corporate Social Responsibility (CSR) as a mechanism through which firms conceal opportunistic behavior via earnings management practices. By treating green innovation as a moderating variable, this study examines how firms’ commitment to environmentally friendly innovation shapes the relationship between CSR disclosure and earnings management. Using panel data from non-financial firms across 10 member countries of the Regional Comprehensive Economic Partnership (RCEP) for the period 2016–2023, the analysis employs panel-data regression techniques. The results indicate that CSR disclosure is positively associated with earnings management, suggesting that CSR may be used symbolically as a defensive strategy to obscure opportunistic practices. However, green innovation is found to moderate this relationship, thereby mitigating managerial opportunistic behavior. These findings underscore that, although CSR is commonly associated with an ethical corporate image, CSR disclosure lacking substantive quality and implementation may serve as a strategic tool to mask opportunistic behavior. In contrast, the presence of green innovation enhances the credibility and quality of CSR disclosure, as firms not only communicate sustainability-related information but also substantively implement sustainability commitments in their operations. This study offers practical contributions for investors in assessing the quality of corporate sustainability disclosures and for regulators in emphasizing the importance of monitoring the quality of CSR reporting through audits and assurance mechanisms.

Kata Kunci : Manajemen Laba, Pengungkapan CSR, Inovasi, Inovasi Hijau, Regional Comprehensive Economic Partnership (RCEP).

  1. S2-2025-530173-abstract.pdf  
  2. S2-2025-530173-bibliography.pdf  
  3. S2-2025-530173-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2025-530173-title.pdf