Analisis Keselarasan Restrukturisasi Terhadap Strategi Organisasi
Utami Setiyaningrum, Suyanto, S.E., M.B.A., Ph.D.
2025 | Tesis | S2 MANAJEMEN (MM) JAKARTA
Transformasi struktur organisasi di Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia/Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI/BP2MI) dari berbasis kawasan menjadi berbasis fungsional dilakukan sebagai respons strategis untuk memperkuat efektivitas pelindungan Pekerja Migran Indonesia yang lebih cepat, adaptif, dan terintegrasi. Namun, sebelum dilakukan perubahan tersebut, ketidaksesuaian antara struktur dan strategi kelembagaan masih tampak melalui penurunan sejumlah indikator kinerja. Penelitian ini didasarkan pada teori Structure Follows Strategy (Chandler, 1962) serta kerangka McKinsey 7S untuk mengkaji bagaimana elemen structure, strategy, systems, staff, skills, style, dan shared values saling berinteraksi dalam mendukung pelaksanaan strategi pasca restrukturisasi.
Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, melalui indepth interview dan didukung dengan dokumen yang relevan. Teknik analisis data mengikuti Interactive Model yang mencakup pengumpulan, reduksi, penyajian data, dan penarikan/verifikasi kesimpulan, disertai validasi melalui triangulasi sumber.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa transformasi struktur menuju berbasis fungsi terbukti memperkuat strategi end-to-end mencakup promosi dan pemanfaatan peluang kerja luar negeri, penempatan, pelindungan, hingga pemberdayaan Pekerja Migran Indonesia, serta memberikan kejelasan peran dan jalur koordinasi internal. Meskipun demikian, implementasinya belum optimal karena masih terdapat hambatan pada integrasi sistem data, kesenjangan kompetensi pegawai, ketidaksiapan sebagian Sumber Daya Manusia (SDM), serta belum lengkapnya regulasi turunan bagi unit pusat dan daerah. Selain itu, terdapat beberapa tantangan yang masih dihadapi seperti kurangnya sumber daya dan koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah, serta masih adanya pemahaman yang belum seragam mengenai pelindungan PMI. Dengan demikian, restrukturisasi telah berada pada arah yang tepat, tetapi keberhasilan penuh memerlukan penyelarasan lanjutan terhadap sistem, penguatan kapasitas pegawai, gaya kepemimpinan adaptif, dan internalisasi budaya kerja sebagai fondasi transformasi organisasi yang berkelanjutan.
Kata Kunci : Restrukturisasi Organisasi, McKinsey 7S, Structure follows strategy