Analisis Kritis Peer-to-Peer Lending (P2PL) dalam Pengambilan Keputusan Kredit: Dari Perspektif Akuntabilitas untuk Kewajaran
Paulus Umbu Pura Nuhamara, Sumiyana, Dr., M.Si., Ak., CA.
2025 | Tesis | S2 Ilmu Akuntansi/Akuntansi Terapan
Tujuan-Studi ini secara
kritis menganalisis pinjaman peer-to-peer (P2PL) dalam pengambilan keputusan
kredit, bertanggung jawab atas kewajaran dan memprioritaskan keadilan,
transparansi, dan inklusivitas dalam disiplin akuntansi dan administrasi. Ini
sangat membandingkan pengambilan keputusan kredit P2PL dengan bank umum,
terutama dalam sistem kredit utama, termasuk proses dan prosedur.
Metodologi-Penelitian ini
melakukan analisis fenomenologis secara tematik. Ini dikategorikan sebagai
penelitian kualitatif yang melakukan etnografi di perusahaan P2PL. Para
peneliti mengikuti pengambilan keputusan kredit P2PL sambil menanyakan tentang
sistem, proses, dan prosedur kredit yang dipraktekkan.
Temuan- Penelitian ini
pertama kali menemukan bahwa P2PL melakukan penyederhanaan proses kerja dalam
pengambilan keputusan kredit. Penyederhanaan ini pada dasarnya ada dalam
pengetahuan pelanggan Anda (KYC), investigasi debitur potensial, pengukuran
kapasitas pembayaran debitur, penilaian agunan, dan asuransi kredit yang belum
dibayar. Kedua, penelitian ini mengungkap eksekutif puncak P2PL meletakkan
pengambilan keputusan kredit mereka dalam keyakinan kepercayaan penuh pada
kecerdasan buatan generatif. Akibatnya, mereka terjebak oleh informasi
asimetris dari calon debitur, sehingga meningkatkan kredit bermasalah (NPL).
Orisinalitas- Pertama,
penelitian ini membangun penyelidikannya dengan menggunakan perspektif
akuntabilitas untuk kewajaran yang belum dipenuhi oleh sebagian besar
penelitian yang ada. Ini secara khusus mengungkapkan bahwa P2PL melakukan
kewajaran yang lemah dalam tema sistem, proses, dan prosedur pengambilan
keputusan kredit, yang berdampak pada akuntabilitas yang buram. Ini mendukung
fenomena NPL tinggi untuk P2PL sebagai bukti konklusif penelitian ini. Kedua,
penelitian ini menggunakan analisis fenomenologis secara tematik, melakukan
etnografi dalam pengumpulan data untuk penyelidikan mendalam.
Purpose?This study
critically analyses peer-to-peer lending (P2PL) in credit decision-making,
taking accountability for reasonableness and prioritising fairness,
transparency, and inclusiveness in the accounting and administration
disciplines. It deeply compares P2PL’s credit decision-making to that of general
banks, especially in the main credit systems, including processes and
procedures.
Methodology?This research conducts thematically phenomenological analysis. It is
categorised as qualitative research conducting ethnography in the P2PL firm.
The researchers follow the P2PLs’ credit decision-making while inquiring about
the practised credit systems, processes and procedures.
Findings?This study
first finds that P2PL does working process simplification in credit
decision-making. These simplifications are essentially in the knowledge of your
customer (KYC), potential debtor investigation, measurements of debtor
repayment capacity, collateral valuation, and outstanding credit insurance.
Second, this research uncovers the P2PLs’ top executives lay their credit
decision-making in full trust beliefs on generative artificial intelligence.
Consequently, they are trapped by asymmetrical information from the potential
debtors, increasing nonperforming loans (NPL).
Originality?First, this study constructs its
investigation by using the accountability for reasonableness perspective that
most extant research has not fulfilled yet. It specifically reveals that P2PLs
conduct weak reasonableness in the theme of credit decision-making systems,
processes and procedures, impacting opaque accountability. It supports the
high-NPL phenomenon for P2PL as this study’s conclusive evidence. Second, this
research uses thematically phenomenological analysis, conducting ethnography in
data collection for deep investigations.
Kata Kunci : Akuntabilitas; Kewajaran; Pengambilan Keputusan; Pinjaman Bermasalah; Penyederhanaan, Peer-to-Peer Lending.