Laporkan Masalah

Kajian pendapatan pengusaha industri kerajinan bambu (Studi kasus di desa Sendangagung kec.amatan Minggir kabupaten Sleman)

Lusia Septia Widiasari, Sri Rahayu Budiani, S.Si., M.Si.

2009 | Skripsi | S1 GEOGRAFI DAN ILMU LINGKUNGAN

Penelitian ini dilaksanakan di Desa Sendangagung Kecamatan Minggir Kabupaten Sleman yang merupakan sentra industri kerajinan bambu. Desa ini juga menjadi daerah tempat tinggal pengusaha industri kerajinan bambu, dengan jumlah pengusaha terbanyak dan industrinya masih aktif berproduksi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui (1) karakteristik sosial ekonomi pengusaha industri kerajinan bambu di daerah penelitian.(2) faktor produksi yang paling berpengaruh terhadap nilai produksi industri kerajinan bambu di daerah penelitian.(3) nilai pemasaran hasil industri kerajinan bambu, menurut masing-masing sistem pemasaran dan daerah pemasarannya (4) kontribusi pendapatan industri kerajinan bambu terhadap pendapatan total pengusaha industri kerajinan bambu. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian sensus, yaitu metode penelitian yang mengumpulkan data dari seluruh populasi dan menggunakan kuesioner sebagai alat pengumpulan data yang pokok. Responden dalam penelitian ini adalah seluruh pengusaha industri kerajinan bambu yang ada di daerah penelitian. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis secara deskripsi dengan menggunakan tabel frekwensi dan tabel silang, untuk memperkuat pembuktian digunakan uji statistik analisis regresi berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Terdapat hubungan antara karakteristik sosial ekonomi dengan pendapatan pengusaha industri kerajinan bambu. (2) Faktor produksi yang paling berpengaruh terhadap nilai produksi yaitu faktor bahan baku.(3) Nilai pemasaran produk tertinggi industri kerajinan bambu yang termasuk dalam industri rumah tangga menggunakan sistem disetorkan pada pedagang pengumpul dan daerah tujuan pemasaran pada daerah lokal. Nilai pemasaran produk tertinggi pada industri kerajinan bambu yang termasuk dalam industri kecil menggunakan sistem orderan dan daerah tujuan pemasaran pada daerah regional. (4) Pendapatan dari industri kerajinan bambu merupakan kontribusi pendapatan terbesar bagi pendapatan total pengusaha industri kerajinan bambu baik yang termasuk kelompok industri rumah tangga maupun kecil.

The research held in Sendangagung Villages, Minggir Sub-district, Sleman Regency which is the central of bamboo handicraft industry. This village also the area where the entreprenuer live in a lot number of entreprenuer and still produce actively. The aims for the research are to identify (1) the socio-economic characteristis of bamboo handycraft industry entreprenuer in the area of the research. (2) The most influential production factor on the production value of bamboo handicraft industry in the area of the research, (3) discovering the marketing value in every each of marketing systems and marketing areas, (4) the contribution of bamboo handicraft industry income on bamboo handicraft industry entreprenuer total income. The research employs census method which data collection method from all of the population and apply questionnaire as a primary mean of collecting the data. The respondent who taken in case study are the entire of bamboo handicraft industry entreprenuer and live at the area of the research. The analysis techniques employed in the research is analysis from the frequency table and crosstabs discriptively and multiple regression statistic test to supported the improvement. The research results show that (1) There are significant correlation between the socio-economic characteristis with the bamboo handicraft entreprenuer income. (2) The most influential production factor on the production value of bamboo handicraft industry is the raw materia. (3) The most marketing value of bamboo handicraft industry product that include in family industry depend on the deposited to the middleman systems and the most marketing areas are in the local scale. The most marketing value of bamboo handicraft industry product that include in small industry depend on the reservation systems and the most marketing areas in the regional scale. (4) The contribution of the bamboo handicraft industry income is the bigger contribution for both family industry and small industry of hamboo handicraft industry entreprenuer total income.

Kata Kunci : Industri Kerajinan, Industri,Pendapatan Pengusaha,Pendapatan,Industri kerajinan Bambu

  1. S1-2009-175173-LUSIA_SEPTIA_WIDIASARI-abstract.pdf  
  2. S1-2009-175173-LUSIA_SEPTIA_WIDIASARI-bibliography.pdf  
  3. S1-2009-175173-LUSIA_SEPTIA_WIDIASARI-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2009-175173-LUSIA_SEPTIA_WIDIASARI-title.pdf