Laporkan Masalah

Determinan Pertumbuhan Ekonomi Hijau: Studi Empiris Negara-Negara Anggota Organisasi Kerja Sama Islam (OKI)

MUHAMMAD ADY MAHFUZH, Prof. Dr. Samsubar Saleh, M.Soc.Sc.; Dr. Duddy Roesmara Donna, S.E., M.Si.

2025 | Tesis | S2 Agama dan Lintas Budaya

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh lingkungan, sosial, dan tata kelola (ESG) terhadap pertumbuhan ekonomi hijau pada negara-negara anggota Organisasi Kerja Sama Islam (OKI). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan menerapkan regresi data panel pada 56 negara anggota OKI selama periode 2010–2021, yang diolah menggunakan perangkat lunak Stata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dimensi tata kelola dan sosial berpengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi hijau, sedangkan dimensi lingkungan menunjukkan pengaruh negatif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi hijau. Temuan ini mengindikasikan bahwa peningkatan kualitas tata kelola dan investasi sosial di negara-negara anggota OKI menjadi aspek yang paling penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi hijau. Sebaliknya, aspek lingkungan yang menunjukkan pengaruh negatif mengindikasikan perlunya memperkuat kebijakan lingkungan dan meningkatkan kualitas tata kelola sektor hijau agar proses pembangunan ekonomi lebih ramah lingkungan. Kebaruan penelitian ini terletak pada integrasi konsep ESG dalam kerangka pertumbuhan ekonomi hijau di tingkat makro, khususnya dalam konteks negara-negara anggota OKI yang belum banyak dikaji. 

This research aims to analyze the impact of environmental, social, and governance (ESG) factors on green growth in Organization of Islamic Cooperation (OIC) member countries. It uses a quantitative approach and panel data regression on 56 OIC countries from 2010 to 2021, with results processed in Stata. The results show that governance and social factors positively and significant impact green growth, while environmental factors have a negative and significant effect. These findings indicate that improving governance quality and social investment in OIC countries is most important to promoting green growth. Conversely, the negative impact of environmental aspects indicates the need to strengthen environmental policies and enhance green sector governance to make the economic development process more environmentally friendly. The novelty of this research lies in the integration of the ESG concept into the framework of green growth at the macro level, particularly in the context of OIC member countries, which remains underexplored in the existing literature. 

Kata Kunci : ESG, Pertumbuhan Ekonomi Hijau, PDB Hijau, Organisasi Kerja Sama Islam (OKI)

  1. S2-2025-528889-abstract.pdf  
  2. S2-2025-528889-bibliography.pdf  
  3. S2-2025-528889-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2025-528889-title.pdf