Laporkan Masalah

Bentuk dan Makna Maj?z Lugaw? dalam Antologi Puisi H?ka?? Aktubu T?r?kha an-Nis?`i Karya Niz?r Qabb?n?: Kajian Bal?gah

Salma Shidqiyah, Dr. Arief Ma’nawi, S.S., M.Hum.

2025 | Skripsi | SASTRA ARAB

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk dan makna maj?z lugaw? dalam antologi puisi H?ka?? Aktubu T?r?kha an-Nis?`i. Maj?z lugaw? merupakan gaya bahasa yang digunakan untuk membentuk makna secara tidak langsung melalui penggunaan kata atau ungkapan yang disertai qar?nah. Secara umum, maj?z lugaw? terbagi menjadi dua jenis yaitu isti‘?rah dan maj?z mursal. Penelitian ini menggunakan teori bal?gah, khususnya konsep maj?z lugaw? yang dipaparkan Ali al-J?rim dan Mustafa Am?n. Permasalahan utama dalam penelitian ini adalah bagaimana bentuk dan makna maj?z lugaw? pada antologi puisi H?ka?? Aktubu T?r?kha an-Nis?`i. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analitik dengan pendekatan kualitatif untuk mengidentifikasi dan menginterpretasi bentuk serta makna maj?z yang terkandung dalam antologi puisi H?ka?? Aktubu T?r?kha an-Nis?`i, dalam penelitian ini ditempuh tiga tahapan yaitu pengumpulan data, analisis data, dan penyajian hasil analisis data.

Dalam penelitian ini ditemukan 74 kalimat yang mengandung maj?z lugaw? pada 16 dari 17 puisi yang terdapat dalam antologi H?ka?? Aktubu T?r?kha an-Nis?`i, yang dibagi dalam dua bentuk yaitu isti‘?rah (27 kalimat) pada 10 puisi dan maj?z mursal (47 kalimat) pada 15 puisi. Pada bentuk isti‘?rah, berdasarkan cara pembentukan kata maj?z? ditemukan 14 isti‘?rah ta?r??iyyah, 6 isti‘?rah makniyah, dan 7 isti‘?rah tam??liyyah, berdasarkan jenis kata maj?z? ditemukan 18 isti‘?rah a?liyyah dan 2 isti‘?rah tab?‘iyyah, dan berdasarkan kata pendukungnya ditemukan 5 isti‘?rah mujarradah, 2 isti‘?rah murasysya?ah, dan 13 isti‘?rah mu?laqah. Adapun Maj?z mursal ditemukan sebanyak 47 dan muncul dalam delapan ‘alaqah yaitu 6 ‘al?qah as-sababiyyah, 4 ‘al?qah al-musababiyyah, 14 ‘al?qah al-juz`iyyah, 5 ‘al?qah al-kulliyyah, 5 ‘al?qah i‘tib?ru m? k?na, 4 ‘al?qah i‘tib?ru m? sayak?nu, 5 al-??liyyah dan 6 al-ma??liyyah. Makna-makna yang dihasilkan dari penggunaan maj?z ini bersifat simbolik, emosional, dan reflektif terhadap berbagai persoalan perempuan, hubungan romansa, serta realitas politik dan sosial.

This research aims to analyze the forms and meanings of maj?z lugaw? in the poetry anthology H?ka?? Aktubu T?r?kha an-Nis?`i. Maj?z lugaw? is a style device used to construct meaning indirectly through the use of a words or expressions accompanied by a qar?nah (contextual indicator). In general, maj?z lugaw?  is divided into two types, namely isti‘?rah and maj?z mursal. This research applies the theory of bal?gah expecially the concept of maj?z lugaw? as explained by Ali al-J?rim and Mustafa Am?n. The main problem discussed in this study is the forms and meanings of maj?z lugaw? found in the poetry anthology H?ka?? Aktubu T?r?kha an-Nis?`i. The study employs a descriptive-analytic method with a qualitative approach to identify and interpret the forms and meanings of maj?z contained in the anthology. This study comprised three steps: data collection, data analysis, and presentation of data analysis results.

This research has found 74 maj?z lugaw? sentences across 16 from 17 poems in the anthology H?ka?? Aktubu T?r?kha an-Nis?`i. categorized into 2 forms: isti‘?rah (27 sentences) found in 13 poems, and maj?z mursal (47 sentences) found in 13 poems. Based on the way the figurative words are formed, there are 14 isti‘?rah ta?r??iyyah, 6 isti‘?rah makniyah, and 7 isti‘?rah tam??liyyah. Based on the type of figurative word, there are 18 isti‘?rah a?liyyah and 2 isti‘?rah tab?‘iyyah, while based on the supporting words, there are 5 isti‘?rah mujarradah, 2 isti‘?rah murasysya?ah, and 13 isti‘?rah mu?laqah. Meanwhile, appearing maj?z mursal in eight ‘al?qah (semantic relationship), including 6 ‘al?qah as-sababiyyah, 4 ‘al?qah al-musababiyyah, 14 ‘al?qah al-juz`iyyah, 5 ‘al?qah al-kulliyyah, 5 ‘al?qah i‘tib?ru m? k?na, 4 ‘al?qah i‘tib?ru m? sayak?nu, 5 al-??liyyah dan 6 al-ma??liyyah. The meanings derived from the use of these figurative expressions are symbolic, emotional, and reflective, representing various issues related to women, romantic relationships, as well as political and social realities.


Kata Kunci : maj?z lugaw?, isti‘?rah, maj?z mursal, bal?gah, makna.

  1. S1-2025-483221-abstract.pdf  
  2. S1-2025-483221-bibliography.pdf  
  3. S1-2025-483221-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2025-483221-title.pdf