Analisis Peran Audit Internal dalam Penerapan Environmental, Social, dan Governance (Studi Kasus pada PT Riau Andalan Pulp and Paper)
Nissa Baizurah, R.A. Supriyono, Prof., Dr., S.U., Ak., CA
2025 | Tesis | S2 Ilmu Akuntansi/Akuntansi Terapan
Tujuan – Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan bagaimana audit internal berperan dalam mendukung penerapan prinsip ESG di PT RAPP, menjelaskan peran audit internal dalam mencegah praktik misleading terkait penerapan ESG, serta mengidentifikasi tantangan yang dihadapi dalam menjaga konsistensi antara komitmen ESG dan realisasinya di lapangan.
Metode Penelitian – Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara semi terstruktur, observasi langsung terhadap proses audit internal, serta analisis berbagai dokumen yang berkaitan dengan penerapan ESG di PT RAPP. Teknik pengumpulan data difokuskan pada tim audit internal dari unit IMS & Compliance, manajemen yang bertanggung jawab atas implementasi ESG, serta auditor eksternal yang terlibat dalam proses audit terkait ESG.
Temuan – Penelitian ini
menunjukkan bahwa audit internal di PT RAPP telah dilaksanakan secara
terstruktur melalui proses evaluasi, verifikasi, dan tindak lanjut temuan,
sehingga berkontribusi pada perbaikan penerapan ESG. Namun, efektivitasnya
masih dibatasi oleh komunikasi auditor–auditee yang belum
optimal, kecepatan penutupan temuan yang tidak seragam, dan ketidakkonsistenan
implementasi antar divisi, yang turut diperburuk oleh tingginya turnover,
keterbatasan sumber daya, perubahan regulasi yang cepat, serta risiko teknologi
yang memengaruhi akurasi dan keandalan data. Kondisi-kondisi tersebut
menimbulkan kesenjangan antara laporan dan realitas di lapangan, sehingga
berpotensi menimbulkan misleading ESG apabila temuan tidak
ditindaklanjuti secara konsisten. Peningkatan konsistensi implementasi dan
penguatan tindak lanjut menjadi aspek penting untuk memastikan perusahaan mampu
mempertahankan dan meningkatkan legitimasi dalam penerapan ESG.
Batasan/Implikasi – Penelitian ini
terbatas pada industri pulp dan paper serta berfokus pada peran
audit internal dalam penerapan ESG di PT RAPP. Penelitian meninjau bagaimana
audit internal menjaga konsistensi pelaksanaan ESG dan membantu mencegah
potensi misleading di lapangan. Temuan penelitian menunjukkan perlunya
penguatan peran audit internal agar penerapan ESG tidak bersifat simbolik,
tetapi dapat meningkatkan efektivitas pelaksanaan ESG sekaligus memperkuat
legitimasi perusahaan.
Orisinalitas – Penelitian ini
mengisi kesenjangan studi sebelumnya yang berfokus pada audit internal dalam
konteks pelaporan ESG. Penelitian ini menegaskan pentingnya peran audit
internal di tingkat operasional, khususnya dalam mencegah praktik misleading
dan menjaga konsistensi penerapan ESG di PT RAPP. Dengan menggunakan perspektif
teori legitimasi, temuan penelitian ini diharapkan dapat menjadi masukan bagi
perusahaan untuk memperkuat peran audit internal agar penerapan ESG tidak
bersifat simbolik, tetapi lebih efektif dan mampu meningkatkan legitimasi
perusahaan.
Kata
Kunci – Audit Internal, ESG, Misleading, Konsistensi Implementasi, Legitimasi
Perusahaan.
Purpose Objectives – This research aims to
explain how internal audit plays a role in supporting the implementation of ESG
principles at PT RAPP, to describe the role of internal audit in preventing
misleading practices related to ESG implementation, and to identify the challenges
faced in maintaining consistency between ESG commitments and their realization
in the field.
Research Methods – This research uses employed a qualitative method
with a case study approach. Data was were collected thru through semi-structured interviews, direct observation of the
internal audit process, and analysis of various documents related to ESG
implementation at PT RAPP. Data collection techniques focused on the internal
audit team from the IMS & Compliance unit, management responsible for ESG
implementation, and external auditors involved in the ESG-related audit
process.
Findings – This
research shows that the internal audits at PT RAPP have been
conducted in a structured manner thru through the processes of
evaluation, verification, and follow-up of findings, thus contributing to the
improvement of ESG implementation. However, its effectiveness is still limited
by suboptimal auditor-auditee communication, inconsistent speed of closing findings,
and inconsistencies in implementation across divisions, which are further
exacerbated by high turnover, limited resources, rapid regulatory changes, and
technological risks affecting data accuracy and reliability. These conditions
create a gap between reports and on-the-ground reality, potentially leading to
misleading ESG information if findings are not consistently followed up on.
Improving implementation consistency and strengthening follow-up are important
aspects to ensure companies can maintain and enhance their legitimacy in ESG
implementation.
Limitation/Implications – This research is limited to the pulp and paper industry
and focuses on the role of internal audit in ESG implementation at PT RAPP. The
study reviews how internal audit maintains consistency in ESG implementation
and helps prevent potential misleading practices in the field. The research
findings indicate the need to strengthen the role of internal audit so that ESG
implementation is not merely symbolic, but can improve the effectiveness of ESG
execution while strengthening the company's legitimacy. The findings suggest that strengthening the role of internal
audit is essential to move ESG implementation beyond symbolism, thereby
enhancing its effectiveness and strengthening the company’s legitimacy.
Originality – This
research fills a gap in previous studies that focused on internal audit within
the context of ESG reporting. This study confirms the importance of the
internal audit role at the operational level, particularly in preventing
misleading practices and maintaining consistent ESG implementation at PT RAPP.
Using a legitimacy theory perspective, the findings of this research are
expected to provide input for the company to strengthen the role of internal
audit so that ESG implementation is not merely symbolic, but more effective and
capable of enhancing the company's legitimacy. From a legitimacy theory
perspective, this research provides input for the company to strengthen its
internal audit function, ensuring ESG implementation is effective rather than
symbolic, thereby enhancing corporate legitimacy.
Keywords –
Internal Audit, ESG, Misleading, Implementation Consistency, Company Legitimacy
Kata Kunci : Audit Internal, ESG, Misleading, Konsistensi Implementasi, Legitimasi Perusahaan