Laporkan Masalah

PERILAKU RESPON GETARAN PANEL KENDARAAN SEBAGAI FUNGSI PERUBAHAN BENTUK BEAD

Sukanto, Ir. R. Soekrisno, MSME, Ph.D

2010 | Tesis | S2 Teknik Mesin

Setiap kendaraan perlu dinding, baik atap maupun lantai. Dinding yang polos biasanya mudah bergetar. Untuk mengurangi getaran perlu dibuat kaku dengan cara penambahan beberapa bentuk alur atau bentuk bead. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh stiffness panel terhadap peningkatan frekuensi alamiah pada panel kendaraan. Penelitian ini menggunakan pendekatan ekperimental dengan prinsip meningkatkan kekakuan panel melalui rekayasa pembentukan logam secara mekanis. Material pelat baja ASTM A 29 didisain secara manual sehingga memiliki bentuk pola bead tertentu. Panel berpola bead tersebut didisain dengan memiliki total volume yang sama, dengan tebal pelat yang digunakan adalah 1,2 mm dan ukuran spesimen adalah 530 mm x 530 mm. Selanjutnya spesimen panel diukur pada kondisi bebas-bebas dan kondisi jepit-jepit. Spesimen diberikan eksitasi sehingga nilai frekuensi alamiahnya terekam pada piranti instrument pengukur getaran yang dilengkapi program berbasis LabView. Hasil penelitian ini adalah dengan pembuatan pola bead pada panel kendaraan, frekuensi alamiah panel dapat meningkat mulai dari 2 kali sampai dengan 5 kali, dibandingkan dengan panel datar tanpa bead. Peningkatan rasio frekuensi alamiah tiga panel yang paling tinggi dicapai pada panel berbentuk thirteen-plus bead, panel berbentuk thirteen-square bead dan panel berbentuk nine-plus bead, yaitu berturut-turut 295,6 Hz, 268,6 Hz dan 244 Hz dari 74,8 Hz panel tanpa bead.

Every vehicle need panel for side wall, roof and floor. The plat panel usually easy to vibrate. To reduce the vibration, the stiffness of the vehicle panel need to be increased by added some form of beads or grooves. The purpose of this study is to determine the effect of panel stiffness on the natural frequency of vehicle panel experimentally. Steel plate ASTM A29 was designed with the help of manual metal folding to have certain bead shape. To be comparable all bead panels are designed to have the same total volume, while thickness of plate used was 1.2 mm and the size of the specimen is 530 mm x 530 mm. Furthermore, the specimens bead panel were measured at free-free condition and clamp-clamp conditions. The respons of the panel due to impact exitation were recorded the devices equipped with vibration measuring instrument based on the LabView program. The results of this research show that by making beads on the vehicle panel, the natural frequency can increase ranging from 2 times up to 4 times, compared to a flat panel without bead. The three highest increase of natural frequency are obtained by using thirteen-plus bead, thirteen-square bead, and nine-plus bead, i,e 295,6 Hz, 268,6 Hz, and 244 Hz respectively, from 74,8 Hz of the non bead panel

Kata Kunci : Getaran, panel bead, frekuensi alamiah, dan kekakuan, syarat batas bebas-bebas, syarat batas jepit-jepit.

  1. S2-FTK-2010-Sukanto-abstract.pdf  
  2. S2-FTK-2010-Sukanto-bibliography.pdf  
  3. S2-FTK-2010-Sukanto-tableofcontent.pdf  
  4. S2-FTK-2010-Sukanto-title.pdf