Laporkan Masalah

Budidaya burung walet dan pengaruhnya terhadap kondisi ekonomi rumahtangga di wilayah kec. Lubuk Pakam kabupaten deli Serdang propinsi Sumatera Utara

Imanugrahtama, Drs. Agus Sutanto, M.Sc.

2006 | Skripsi | S1 PEMBANGUNAN WILAYAH

Kegiatan ekonomi alternatif mempunyai kedudukan penting dalam pembangunan ekonomi masyarakat. Budidaya burung walet merupakan kegiatan ekonomi alternatif yang dapat membangun ekonomi masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk; 1) mengetahui perbedaan produksi rata-rata sarang burung walet berdasarkan teknologi yang digunakan di masing-masing desa, 2) mengetahui pengaruh faktor produksi berupa luas bangunan, tenaga kerja dan jumlah teknologi terhadap produksi sarang burung walet, dan 3) seberapa besar kontribusi usaha budidaya sarang burung walet terhadap pendapatan pengusaha di Kecamatan Lubuk Pakam, Kabupaten Deli Serdang, Propinsi Sumatera Utara. Penelitian ini menggunakan metode survai dengan jumlah responden sebanyak 47. Lingkup penelitian sebanyak lima desa yang terdapat usaha budidaya burung walet. Analisis data menggunakan 1) one way anova dengan tingkat signifikansi 5%, 2) regresi berganda dengan tingkat signifikansi 5%, dan 3) tabel frekuensi. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa 1)nilai signifikansi F (0,056) lebih besar dari 0,05 sehingga dapat diambil keputusan tidak terdapat perbedaan produksi rata-rata berdasarkan teknologi yang digunakan dan nilai signifikansi F (0) lebih kecil dari 0,05 sehingga dapat diambil keputusan terdapat perbedaan produksi rata-rata di masing-masing desa, 2) nilai signifikansi faktor tenaga kerja dan luas bangunan (0,011; 0,04) lebih kecil dari 0,05 sehingga memberikan pengaruh yang signifikan terhadap jumlah produksi, dan 3) sumbangan yang besar diberikan oleh usaha budidaya burung walet.

The alternative of economic activity have an important position in social economic development. Swallow cultivation is economic activity alternative which in develop social economic. This research purpose are; 1)knowing the differences of the average production of swallow nest according to the technology and sites, 2) knowing the influence of production factors such as the extent of building, labour, and the technologies used toward to swallow nest production, 3)knowing how big the contribution o swallow nest business cultivation toward the interpreneurs income att Lubuk Pakam District, Deli Serdang Region, in North Sumatera Province. The research gathering by using survey method with 47 respondent. The scope of area are 5 villages which have swallow nest cultivation bussines. Data analyzed used 1) one way anova with 5% significance level, 2)lincar correlation with 5% significance level, and 3)cross tabs. The result of this research showed that;t 1) the level of significance F (0,056) is bigger than 0,05 and the decision made from result that there is no different in production rate based on technology and and the level of significance F (0) is smaller than 0,05 and the decision made from this result that there'e a different in production rate in each villages, 2)the level of significance on labour and extent of building factors (0.011, 0.04) are smaller than 0,05 gave a significant influence toward production capacity, and 3)this swallow nest cultivation bussines give a big contribution for the entrepreneurs.

Kata Kunci : kegiatan ekonomi alternatif, pembangunan ekonomi, budidaya burung walet, produksi, dan teknologi,The alternative of Economic activity alternative, economic development, Swallow nest cultivation, production, and technology

  1. S1-2006-Imanugrahtama-abstract.PDF  
  2. S1-2006-Imanugrahtama-bibliography.PDF  
  3. S1-2006-Imanugrahtama-tableofcontent.PDF  
  4. S1-2006-Imanugrahtama-title.PDF