Strategi Peningkatan Pangsa Pasar Produk Sensor Otomasi di Industri Manufaktur Makanan dan Minuman Pada Kasus PT Keyence Indonesia
Dhilan Amani Abduh, Prof. Drs. B.M. Purwanto, M.B.A., Ph.D
2025 | Tesis | S2 MANAJEMEN (MM) JAKARTA
PT
Keyence Indonesia menghadapi stagnasi pertumbuhan penjualan yang disebabkan
oleh ketergantungan berlebihan pada industri otomotif yang sedang mengalami
penurunan. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan strategi guna meningkatkan
pangsa pasar produk sensor otomasi di industri manufaktur makanan dan minuman
yang potensial namun belum tergarap optimal. Penelitian menggunakan pendekatan
kualitatif dengan metode studi kasus. Data primer dikumpulkan melalui wawancara
mendalam dengan manajemen internal Keyence dan
manajer teknik dari tiga perusahaan manufaktur makanan terkemuka
(PT TFJ, PT ICB, dan PT SSI), serta
dianalisis dengan kerangka
Porter’s Five Forces,
Teori Kapabilitas Dinamis, dan Diamond Strategy.
Temuan
penelitian mengungkapkan bahwa pangsa pasar Keyence di industri makanan dan
minuman masih rendah (<10 xss=removed> lemah. Kapabilitas Dinamis Keyence, khususnya dalam sensing dan
seizing, menjadi kekuatan internal utama. Berdasarkan integrasi seluruh
analisis, strategi yang dirumuskan adalah strategi penetrasi pasar berbasis
nilai yang diformulasikan melalui Hambrick’s Diamond Strategy.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa dengan menjalankan strategi yang terintegrasi dan berorientasi nilai ini,
PT Keyence Indonesia dapat mengurangi ketergantungan
pada industri otomotif dan mencapai pertumbuhan pangsa pasar yang berkelanjutan
di industri makanan dan minuman.
PT Keyence Indonesia is experiencing stagnant sales
growth due to its heavy reliance on the declining automotive industry. This
study aims to formulate a strategy to increase market share for its automation
sensor products in the potential yet underpenetrated food and beverage
manufacturing sector. Using a qualitative case study approach, primary data
were collected through in-depth interviews with Keyence's internal management
and engineering managers from three leading food manufacturing companies (PT
TFJ, PT ICB, and PT SSI). The data were analyzed using Porter’s Five Forces, Dynamic
Capabilities Theory, and Diamond Strategy frameworks.
The analysis reveals that while Keyence's market
share in the food and beverage industry remains low (<10 xss=removed> and regulations spurring
automation needs. The industrial environment shows intense competition
from low-cost and mid-range players, but weak threat of new entrants in the
premium segment. Keyence's Dynamic Capabilities, particularly in sensing and
seizing, emerged as key strengths. Based on this integrated analysis, the study
proposes a value-based penetration strategy developed through Hambrick's
Diamond Strategy framework.
The study concludes that implementing this
integrated, value-oriented strategy would enable PT Keyence Indonesia to reduce its automotive industry
dependency while achieving sustainable market share growth in the food
and beverage sector. Keywords: Automation Sensors, Keyence, Market Share, Key
Success Factors, Porter’s Five Forces, Dynamic Capabilities, Food and Beverage
Industry.
Kata Kunci : Sensor Otomasi, Faktor Sukses Kunci, Pangsa Pasar, Porter’s Five Forces, Kapabilitas Dinamis, Diamond Strategy, Industri Makanan dan Minuman.